Ringkasan Berita:
- Jasad bayi berusia beberapa hari ditemukan membusuk di selokan Desa Trisono, Ponorogo.
- Polisi melakukan evakuasi dan membawa jasad bayi ke RSUD dr Harjono untuk autopsi.
- Pihak kepolisian masih menyelidiki identitas orang tua bayi dan penyebab kematian.
Ponorogo (beritajatim.com) – Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digemparkan dengan penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di dalam selokan permukiman. Jasad bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik hitam dan mengeluarkan bau menyengat.
Penemuan ini membuat ratusan warga berdatangan ke lokasi. Jalan desa pun dipadati warga yang penasaran ingin melihat proses evakuasi oleh petugas kepolisian.
Informasi yang dihimpun, penemuan jasad bayi berawal saat warga mencium aroma busuk dari arah selokan sampah di lingkungan permukiman. Curiga dengan bau yang tidak biasa, warga melakukan pengecekan.
Saat diperiksa, warga menemukan sebuah plastik hitam mencurigakan di dalam selokan. Setelah dibuka, plastik tersebut ternyata berisi jasad bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa hari.
Petugas kepolisian dari Polres Ponorogo yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jasad bayi dari dalam selokan.
Proses evakuasi dilanjutkan dengan membawa jasad bayi yang masih terbungkus plastik hitam ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk dilakukan pemeriksaan medis dan autopsi.
Perangkat Desa Trisono, Prayetno, mengungkapkan warga awalnya tidak menyangka bau menyengat yang muncul dari selokan berasal dari jasad bayi.
“Awalnya warga mencium bau busuk dari selokan. Setelah dicek ternyata ada plastik hitam, dan setelah dibuka isinya bayi sudah meninggal,” kata Prayetno, Sabtu (16/5/2026).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jasad bayi tersebut.
Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui jenis kelamin bayi, penyebab pasti kematian, serta mengungkap identitas orang tua bayi. “Kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi dari tim medis,” kata AKP Imam Mujali.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri pihak yang diduga membuang bayi tersebut ke selokan permukiman warga. [end/suf]






