Surabaya (beritajatim.com) – Saat kita mendapat kritik memang suka membuat tidak tenang. Apalagi kritik pedas, tentu semakin sulit diterima. Tapi tenang, tidak semua kritik hanya sekedar hal yang menyakitkan, sebab ada juga yang berguna untuk perbaikan diri.
Menurut Walter Bradford Cannon, seorang ahli fisiologi, otak secara alami punya respon fight or flight alias merespon kritik dengan sikap defensif, mengabaikan ancaman hingga bisa saja menyerang balik.
Walaupun sering membuat kesal, anda mesti tetap tenang untuk menghadapi kritik. Agar anda bisa tetap tenang saat menghadapi kritik. Berikut ini beberapa triknya.
Kritik tidak berarti serangan!
Tahan dulu pikiran negatif Anda pada orang yang memberi kritik. Jika Anda hendak mau memberi tanggapan, coba lakukan respon yang kelihatan profesional dan tidak menunjukan emosi berlebihan.
Misalnya dengan kalimat ‘sudut pandangmu menarik juga!’ Atau kalimat ‘Kok aku gak pernah kepikiran seperti itu ya’. Jadi Anda tidak perlu pakai emosi dahulu.
Fokus dengarkan
Kalian yang menerima kritik, jangan buru-buru untuk analisis kritik, fokus dengarkan saja dulu. Setiap orang butuh waktu yang berbeda-beda, pada durasi itu biasanya orang gampang untuk mengeluarkan jurus pertahanan alias pembelaan. Jadi, Anda harus tetap tenang.
Fokus pada sisi positif dan solusinya dari kritikan
Meskipun kadang kritik tidak sesuai sama harapan, jangan mudah bawa perasaan. Mending liat dulu pesan apa yang bisa Anda ambil. Kritik juga akan membuat Anda terus berkembang.
Tetap berpikir objektif
Jika anda merasa kritikan itu gak akurat, coba buat klarifikasi alias meminta penjelasan lebih lanjut. Tapi, jangan dilakukan jika anda sedang emosi. Tenangkan diri sebentar, kalau mental sudah siap, baru bisa bertanya-tanya.
Jangan buat alasan yang macam-macam
Orang yang punya kecerdasan emosional tidak akan membuat alasan saat dikritik. Jika Anda merasa selalu benar, berarti Anda egois dan tidak bisa menerima pendapat orang lain. Jadi, jangan buat alasan yang macam-macam.
Terpenting, saat Anda mendapat kritik jangan lupa ucapkan terima kasih. Soalnya itu jadi kesempatan untuk Anda bisa berubah dan perbaiki diri. Jika bisa bertanggung jawab sama apa yang kamu dapat, pasti bakal bermanfaat. (dan/ian)






