Surabaya (beritajatim.com)- Ramadan adalah bulan yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjadi bulan suci yang penuh berkah, Ramadan juga menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan amal ibadah.
Melansir portal resmi Nahdatul Ulama, Senin (3/3/2025), keistimewaan Ramadan terletak pada pahala yang dilipatgandakan serta kesempatan meraih ampunan dari Allah SWT.
Keistimewaan Bulan Ramadhan
Salah satu keutamaan Ramadan adalah pahala ibadah yang berlipat dibanding bulan lainnya. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya umatku tidak akan celaka selama mereka menjaga bulan Ramadan.” (HR At-Thabarani)
Sebaliknya, barang siapa yang menyia-nyiakan bulan Ramadan dengan melakukan dosa besar, seperti berzina atau meminum khamr, maka ia akan dijauhkan dari rahmat Allah. Oleh karena itu, menjaga kesucian Ramadan menjadi keharusan bagi setiap Muslim.
Amalan Sunnah yang Dianjurkan Selama Ramadhan
Agar mendapatkan manfaat maksimal dari bulan suci ini, berikut adalah beberapa ibadah yang dianjurkan:
1. Makan Sahur
Sahur adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Selain memberikan energi untuk berpuasa, sahur juga membawa keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:
“Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.” (HR Ahmad)
2. Berbuka dengan Kurma
Kurma adalah makanan yang dianjurkan saat berbuka karena mengandung gula alami yang cepat mengembalikan energi. Jika tidak tersedia, berbuka dengan air juga dianjurkan.
“Jika salah seorang dari kalian hendak berbuka, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah. Jika tidak ada, maka dengan air karena air itu bersih.” (HR At-Tirmidzi)
3. Membaca Doa Saat Berbuka
Doa berbuka puasa menjadi momen istimewa karena waktu berbuka adalah salah satu saat di mana doa lebih mustajab. Salah satu doa yang dianjurkan:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.”
4. Menjaga Lisan dan Perilaku
Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dan perilaku dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatannya, maka Allah tidak butuh jika ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR Al-Bukhari)
5. Menjalankan I’tikaf
I’tikaf di masjid, terutama pada 10 malam terakhir, adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan untuk mencari malam Lailatul Qadar.
“Siapa yang telah beri’tikaf bersamaku (di 10 malam pertengahan Ramadhan), maka beri’tikaflah pada 10 malam terakhir.” (HR Ibnu Hibban)
6. Memperbanyak Tadarus Al-Qur’an
Ramadan adalah bulan Al-Qur’an, sehingga dianjurkan untuk memperbanyak tadarus dan mengkhatamkan Al-Qur’an.
“Rasulullah SAW adalah manusia yang paling lembut, terutama pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya dan mengajarkannya Al-Qur’an.” (HR Al-Bukhari)
Ramadan adalah momen terbaik untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menjalankan amalan sunnah seperti sahur, berbuka dengan kurma, menjaga lisan, dan memperbanyak tadarus, kita dapat memaksimalkan pahala di bulan suci ini. Semoga Ramadhan kali ini membawa keberkahan dan ampunan bagi kita semua. [aje]






