Gresik (beritajatim.com) – Satlantas Polres Gresik bersama Polda Jawa Timur melakukan survei lokasi pada jalur trouble spot di Jalan Daedels Pantura Manyar. Langkah ini diambil karena jalur tersebut, mendapat perhatian khusus menghadapi arus mudik sebagai imbas amblesnya Jembatan Ngaglik di Lamongan.
Selain melakukan survei, peninjauan tersebut juga untuk melihat langsung kepadatan arus lalu lintas saat kendaraan melintas di Jalur Daendels Pantura.
“Dipilihnya Jalur Daendels Pantura karena jalan ini mobilitas kendaraan sangat tinggi sebagai akibat amblesnya jembatan di Lamongan. Sehingga, banyak kendaraan memanfaatkan jalur tersebut,” ujar Kasatlantas Polres Gresik, AKP Engkos Sarkosi melalui Kanit Dikyasa Iptu Sri Martani, Senin (4/04/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”polres-gresik”]
Tujuan survei trouble spot ini lanjut dia, jalur Daendels Pantura memiliki tingkat kepadatan dan kemacetan tinggi. “Ini untuk menentukan penanganan harus dilakukan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan jika terjadinya trouble ketika ada kejadian apapun,” paparnya.
Jalur Daendels Pantura merupakan jalan nasional yang menghubungkan dari Gresik ke Lamongan, dan Tuban. Jalur ini sangat padat dan kerap kali menjadi titik kemacetan bila terjadi sesuatu.
Dalam survei trouble spot itu, juga hadir anggota Ditlantas Polda Jatim Kompol Ketut didampingi KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi dan Kanit Dikyasa Iptu Sri Maryani. [dny/kun]






