Magetan (beritajatim.com) – Jalur pendakian Gunung Lawu ditutup sejak 9 September 2023. Hingga hari ini, Jumat (13/10/2023), jalur pendakian belum dibuka karena masih tanggap darurat kebakaran hutan.
Hal itu membuat omzet pedagang di sekitar Gerbang Pendakian Cemoro Sewu di Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan jadi turun drastis. Karena belakangan hanya mengandalkan warga yang rekresasi saja. Sementara pendaki yang per hari bisa ratusan kini tak ada karena penutupan jalur pendakian.
Tak hanya penjaja makanan dan minuman, pedagang aksesoris dan souvenir pun merasakan keluhan yang sama.
Omzet sehari yang tadinya mencapai Rp400.000 per hari kini tinggal Rp50.000 hingga Rp100.000 saja.
BACA JUGA: Jalur Pendakian Cemoro Sewu Magetan Ditutup, Pendaki Diminta Turun
“Sepi ya ini, mulai warung makan hingga aksesoris gunung kena dampaknya. Jalur pendakian ditutup sejak 9 September lalu. Hngga kini kami berharap jalur pendakian segera di buka dan api cepat padam,” kata Sri Sunarsih, salah seorang pedagang souvenir di kawasan Cemoro Sewu, Jumat (13/10/2023).
Hingga saat ini, tim gabungan Perhutani, TNI, Polri, BPBD dan warga masih menyisir kawasan yang habis terbakar guna mengantisipasi ada titik api yang muncul dari sisa bara. [fiq/nap]






