Surabaya (beritajatim.com) – Jalur Cepat Jalan Ahmad Yani akan ditutup sampai besok Sabtu (28/07/2023) pukul 4 pagi. Penutupan ini untuk mencegah masuknya konvoi pesilat ke Surabaya. Perlu diketahui, malam ini PSHT Surabaya akan melakukan pengesahan di kawasan Krembangan.
Kapolsek Gayungan, Kompol Trie Sis menjelaskan jika pihak kepolisian sudah memfasilitasi keberangkatan para warga baru PSHT ke tempat pengesahan. Selain menyediakan kendaraan, polisi juga menyiapkan pengawalan dari ranting masing-masing.
“Ada ratusan petugas dari kepolisian yang disiagakan khusus untuk mengantisipasi konvoi oknum pesilat dari luar kota yang akan masuk di wilayah perbatasan sisi selatan Kota Surabaya,” ujar Trie Sis ketika dikonfirmasi di Bundaran Waru, Jumat (28/07/2023) malam.
Baca Juga; Bupati Hendy Minta Dekranasda Desain Batik untuk ASN Pemkab Jember
Trie Sis menjelaskan jika ada 195 personel, 10 TNI, 10 relawan, dan 15 orang Satpol PP yang bertugas di pos penjagaan bundaran waru. Dari penjagaan pada pukul 6 sore hingga 9 malam, belum ada tanda-tanda konvoi pesilat yang masuk ke Surabaya lewat bundaran Cito.
“Sementara malam ini sampai besok pagi yang dipergunakan hanya jalur frontage, sedangkan yang jalur cepat kami tutup,” ucap polisi berpangkat satu melati itu.
Trie Sis menyebut hingga saat ini masih belum mendapati adanya konvoi pesilat Surabaya dari arah luar kota yang akan masuk.
Baca Juga; Pengurus Gerindra Jombang Silaturahmi dengan PCNU dan Minta Nasihat Para Kiai
Pantauan Beritajatim.com, personel gabungan melakukan penjagaan di area jalur cepat Jalan Ahmad Yani. Petugas mengawasi pergerakan kendaraan bermotor yang melintas melalui jalur frontage. Penutupan jalur tersebut dilakukan dengan membentangkan barrier road dari arah Pos Pengamanan Terpadu Polrestabes Surabaya hingga ke jalan di jalur cepat.
Sejumlah truk personel dan kendaraan taktis AWC yang digunakan oleh petugas dari Brimob nampak terparkir berjajar di akses jalur cepat. Sementara, kondisi lalu lintas hingga pukul 21.00 WIB masih lancar, tidak ada penumpukan arus imbas penyekatan ini. (ang/ian)






