Sidoarjo (beritajatim.com) – Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Sidoarjo menggelar Sarasehan Pegiat Literasi pada Sabtu (9/8) pagi di Perpustakaan Cinta Baca, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo. Acara ini mempertemukan penggiat literasi dari berbagai TBM di wilayah Sidoarjo untuk mempererat jejaring, berbagi pengalaman, dan memantik semangat gerakan literasi berbasis komunitas.
Kegiatan dibuka dengan pemaparan program literasi dari tuan rumah, Yayasan Cinta Baca, yang memiliki empat pilar pembinaan masyarakat: Kejar Baca, Kejar Cerdas, Kejar Sehat, dan Kejar Luhur. Keempat pilar tersebut dinilai relevan untuk direplikasi oleh TBM lain di Sidoarjo sebagai strategi penguatan literasi yang menyentuh aspek pengetahuan, kesehatan, dan pembentukan karakter keluarga.
Ronni Marbun, staf Perpustakaan Yayasan Cinta Baca Jawa Timur, mengungkapkan antusiasmenya.
“Kesan saya seru, karena bisa bertemu dan berkumpul dengan para pegiat literasi di Sidoarjo, disemangati lagi untuk terus bergerak. Pesan saya, pertemuan berikutnya agendanya lebih spesifik supaya waktu yang berjalan maksimal. Teman-teman, ayo ikut pertemuan berikutnya, seru loh,” ujarnya.

Fitri Setyo Ariani, pendiri TBM Paraduta, juga memberikan pandangannya.
“Kesan saya, belajar banyak dari pengalaman teman-teman yang sudah lebih lama bergerak di literasi. Pesan saya, semoga pertemuan berikutnya lebih banyak yang datang. Harapan saya, semakin banyak menginspirasi inovasi kegiatan, menambah minat baca anak didik TBM dari pengalaman anggota TBM lainnya, kolaborasi makin meluas, dan ada keberlanjutan program Forum TBM Sidoarjo,” katanya.
Dalam sesi diskusi, peserta menyepakati pentingnya mengadakan pertemuan rutin dengan format yang lebih fokus, misalnya membahas satu topik atau satu pilar program Yayasan Cinta Baca secara mendalam di setiap agenda. Langkah ini diharapkan memudahkan adaptasi program di masing-masing TBM sekaligus memperkuat sinergi antar komunitas.
Acara ditutup dengan peninjauan fasilitas Perpustakaan Cinta Baca dan berbagi ide kreatif untuk mengintegrasikan kegiatan literasi dengan edukasi kesehatan, pembinaan keluarga, serta pembentukan karakter. Forum TBM Sidoarjo menegaskan komitmennya menjadikan literasi sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan dan inklusif, dengan semangat kolaborasi sebagai kunci utama. [but]






