Gresik (beritajatim.com) – Jalan menuju Desa Sekapuk serta Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, diperluas dua kali lipat sepanjang 2.500 meter. Perluasan bertujuan untuk memberikan manfaat dan multiplier effect dalam pembuatan ekonomi masyarakat setempat.
“Kita tahu di wilayah tersebut banyak terdapat kawasan perikanan, wisata, bahkan ada industri pupuk dan docking kapal yang luar biasa besar potensinya. Dengan diperluas jalan itu bisa mendorong mobilitas ekonomi,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Senin (26/06/2023).
Bupati milenial itu menambahkan, pengerjaan ruas ini memiliki arti penting dalam menunjang perekonomian masyarakat. Pasalnya, wilayah Ujungpangkah merupakan salah satu kawasan penghasil ikan bandeng kawak yang tidak pernah absen dalam kontes bandeng setiap tahunnya.
Ruas ini jalan itu juga merupakan sarana penunjang beberapa destinasi wisata favorit di Kabupaten Gresik, yakni Wisata Pantai Delegan, Bahkan Wisata Setigi Desa Sekapuk, Wisata Kebun Pak Inggih, Wisata Wagos, serta wisata lain di wilayah Gresik Utara.
“Perluasan ruas Jalan Sekapuk-Banyuurip kali ini, sejatinya merupakan kelanjutan dari pengerjaan perluasan ruas dengan total 6 kilometer di tahun lalu. Ruas jalan juga dilebarkan dari yang sebelumnya 3,5 meter, menjadi dua kali lipat yakni 7 meter,” imbuhnya.
Sesuai perjanjian kontrak pengerjaan, perluasan ruas ini dijadwalkan akan selesai pada akhir November tahun 2023.
BACA JUGA:
Jelang Iduladha, Ada 290 Titik Pasar Murah Salah Satunya di Gresik
Sementara itu, salah satu warga Desa Banyuurip Miftah mengatakan, perluasan jalan ini sangat ditunggu masyarakat. Sebab, sebelum diperbaiki jalan tersebut mengalami kerusakan. Sehingga berbahaya sewaktu di malam hari.
“Kalau malam kan gelap jadi berbahaya, dan bisa menyebabkan pengendara terjatuh. Setelah diperbaiki dan diperluas masyarakat yang melintas merasa nyaman,” pungkasnya. [dny/but]






