Situbondo (beritajatim.com) – Bencana tanah longsor menyebabkan ruas jalan utama di Desa Curah Tatal, Situbondo, ambles dan rusak parah. Material tanah serta batu besar menimpa badan jalan yang menjadi akses utama menuju empat dusun sekaligus.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Situbondo, longsor terjadi pada Senin (13/4/2025) pukul 15.36 WIB. Lokasi kejadian tepatnya di selatan Dusun Telaga Sari, jalan menuju Dusun Cobuk, Betelok, Kacep, dan Taman Rejo. Jalan ini merupakan jalan umum Desa Curah Tatal yang vital bagi mobilitas warga.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, menjelaskan bahwa material longsor tidak hanya menutupi sebagian badan jalan, tetapi juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada struktur aspal.
“Jalan aspal rusak parah, terlihat retak dan patah. Bahkan ada bagian yang tergerus. Akar kayu yang rapuh dan vegetasi lain juga ikut terbawa longsor,” ujar Puriyono, Senin malam.
Menurutnya, kondisi ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di malam hari atau saat hujan deras. Material batu besar yang berserakan juga menyulitkan arus lalu lintas sementara.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Situbondo merekomendasikan pembersihan material longsor dan perbaikan jalan secara segera. Selain itu, evaluasi kestabilan lereng di sekitar lokasi dinilai mendesak untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
“Kami mengimbau masyarakat yang hendak melintas agar selalu waspada dan berhati-hati. Tim kami terus memantau kondisi di lapangan,” pungkas Puriyono. (awi/kun)






