Jember (beritajatim.com) – Tim sepak bola amputasi Indonesia harus bermain mati-matian untuk mengalahkan Amerika Serikat, dalam pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia di Turki, Senin (3/10/2022). Saat ini Indonesia berada di posisi juru kunci setelah kalah 0-3 masing-masing dari Argentina dan Inggris.
“Pada pertandingan kedua melawan Inggris, Minggu (2/10/2022), kami masih belum bisa maksimal untuk merebut poin. Banyak catatan terkait teknis dari tim pelatih. Mungkin nanti akan ada evaluasi sebelum pertandingan terakhir,” kata Yudi Yahya, Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia.
“Harapan saya, dalam pertandingan terakhir, kami mendapatkan poin. Minimal bisa merebut posisi peringkat tiga terbaik (The Best Three). Kami akan manfaatkan momentumnya untuk bisa mengalahkan Amerika. Mudah-mudahan Indonesia menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik sehingga bisa melaju ke babak selanjutnya,” kata Yahya.
Pelatih Indonesia Bayu Guntoro memuji penampilan anak-anak asuhnya kendati kalah dari Inggris dalam pertandingan kedua. “Pemain sudah berjuang baik. Kami sudah mempelajari kesalahan-kesalahan kami untuk melawan Amerika,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”timnas”]
“Kami bermain baik semua lancar. Kami sudah mencoba dengan strategi yang kami miliki. Cuma Inggris bisa memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang kami buat,” kata Bayu.
Bayu menyebut tiga gol Inggris dikarenakan kesalahan pemain Indonesia sendiri. “Tiga gol yang terjadi bukan karena kehebatan lawan,” katanya. [wir/but]






