Surabaya (beritajatim.com) — Pertahanan baja kembali menjadi senjata mematikan Persebaya Surabaya dalam mengarungi ketatnya roda kompetisi. Catatan impresif musim lalu dengan rekor enam laga beruntun tanpa kebobolan kini kembali dijadikan fondasi utama untuk memburu kemenangan.
Pelatih Kepala Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa menjaga benteng pertahanan tetap rapat adalah kunci paling masuk akal untuk mengamankan poin penuh di setiap laga.
“Saya selalu katakan kepada para pemain: jika kita mencatatkan clean sheet, kita makin dekat untuk memenangkan pertandingan. Jika tidak kebobolan dan mampu mencetak satu atau dua gol, kita menang. Sangat penting membangun tim dari lini pertahanan ke lini depan,” tegas Bernardo Tavares pada Jumat (31/7/2026).
Meski lini belakang makin solid, pelatih berpaspor Portugal itu tak menampik masih ada masalah krusial di sepertiga akhir lapangan. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang cukup menyita perhatian.
Sayangnya, ruang untuk mengasah taktik penyelesaian peluang tersebut terhalang oleh padatnya jadwal pertandingan. Kondisi ini memaksa tim kepelatihan memutar otak agar kualitas permainan tidak merosot.
“Sulit untuk meningkatkan aspek lain dalam waktu yang begitu singkat karena kami tidak memiliki waktu untuk berlatih. Kami hanya melakukan pemulihan (recovery) lalu bertanding lagi,” ungkap sang juru taktik.
Kendati demikian, kerja keras dan mental spartan para penggawa Bajul Ijo di atas lapangan mendapat apresiasi tinggi dari sang pelatih. Menurutnya, hasil positif tidak datang begitu saja dari keberuntungan semata.
“Anak-anak hari ini berlari sangat banyak. Terkadang ada faktor keberuntungan, tetapi keberuntungan itu lahir dari kerja keras. Jika umpan terakhir masih kurang bagus, kami akan mengevaluasinya melalui rekaman video dan memperbaikinya,” lanjutnya penuh optimisme.
Selain membentengi lini belakang, perhatian Bernardo Tavares juga tertuju pada iklim kompetisi di sektor penjaga gawang Persebaya. Kehilangan kiper utama dari musim lalu tak membuat stabilitas tim goyah.
Ia menghormati keputusan kepindahan pemain lamanya dan justru menilai kedalaman skuad di posisi kiper saat ini berada dalam kondisi yang sangat ideal.
“Target kami adalah memiliki persaingan di semua posisi. Ini bukan hanya tentang dua kiper utama, kami juga memiliki kiper lain yang punya potensi besar. Jika mereka bekerja keras dan menunjukkan performa bagus, bukan tidak mungkin di masa depan mereka yang akan diberi kesempatan tampil,” pungkasnya menuturkan. [way/ian]






