Blitar (beritajatim.com) – Stadion Soepriadi Kota Blitar hingga kini belum dilakukan perbaikan. Padahal Stadion Soepriadi bakal digunakan untuk home base Arema FC.
Dari hasil audensi antara Arema FC dengan Wali Kota Blitar beberapa waktu lalu, Stadion Soepriadi perlu dilakukan perbaikan di beberapa sisi. Mulai dari akses keluar masuk pemain hingga papan iklan yang harus LED.
Namun hingga kini Stadion Soepriadi Kota Blitar belum dilakukan pembenahan, padahal Liga 1 tahun 2024 bakal bergulir pada tanggal 9 Agustus mendatang. Kini kondisi Stadion Soepriadi Kota Blitar masih tetap sama dan belum dilakukan perbaikan.
Pihak Pemerintah Kota Blitar sendiri menyerahkan sepenuhnya renovasi Stadion Soepriadi ke manajemen Arema FC.
“Misalnya, lampu stadion, CCTV luar kurang, jaminan keamanan, ruang ganti dan ruang apar. Ruang ganti harus dua, harus dipisah antara tim tamu dan tim tuan rumah. Itu semua harus dicukupi karena jadi berita acara,” kata Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono, Selasa (30/7/2024).
Kondisi saat ini papan LED Stadion Soepriadi Kota Blitar juga belum dipasang. Akses masuk Stadion Soepriadi Kota Blitar juga belum dilakukan perbaikan dan masih jadi satu dengan penonton.
Begitu pula dengan lampu stadion yang hingga kini masih tetap sama. Belum ada perbaikan jelang bergulirnya Liga 1.
“Jadi, dari hasil audensi ini, Pemkot belum deal dengan Manajemen Arema. Kami menunggu sikap Manajemen Arema seperti apa. Manajemen Arema belum menyampaikan kesanggupannya untuk penataan insfratruktur dan lain-lain,” tegasnya.
Kini patut ditunggu apakah perbaikan Stadion Soepriadi Blitar bisa selesai sebelum bergulirnya Liga 1. Jika tidak dilakukan perbaikan apakah mungkin Stadion Soepriadi bisa digunakan untuk menggelar pertandingan Liga 1. (owi/but)






