Jember (beritajatim.com) – Iwan Taruna memperpanjang tradisi masa jabatan dua periode bagi rektor Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah memperoleh suara terbanyak dalam tapat senat pemilihan rektor, Kamis (4/1/2024).
Dalam rapat yang dihadiri perwakilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI itu dan 83 anggota senat itu, Iwan Taruna memperoleh dukungan suara 105. Sementara itu Kahar Muzakhar didukung 22 suara, dan Sri Hernawati tidak memperoleh dukungan suara.
Selisih suara yang dimiliki Iwan sangat jauh dengan calon lain, jika dibandingkan saat rapat senat penentuan nominasi tiga besar kandidat rektor sebelumnya beberapa waktu lalu. Saat itu Iwan memperoleh 24 suara dukungan, Kahar 20 suara dukungan, Hernawati 20 suara, dan Muhammad Naim 19.
Suara Iwan melejit, setelah perwakilan Mendikbud hadir dalam rapat senat berikutnya. Sesuai aturan, Mendikbud mendapat hak 44 suara atau 35 persen dari jumlah senat yang hadir, sehingga total hak suara dalam pemilihan hari ini adalah 127 suara.
Namun Sekretaris Senat Universitas Jember Fendi Setyawan mengaku tak bisa menebak arah dukungan Mendikbud. “Kami tidak tahu apakah suara menteri ini digerojok ke satu calon atau terbagi,” katanya, saat konferensi pers usai rapat senat.
Apa pun itu, berdasarkan ketentuan Pasal 9 ayat (8) dan ayat (9) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 21 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri, Iwan ditetapkan sebagai calon rektor terpilih.
“Selanjutnya calon rektor terpilih akan diusulkan kepada Menteri untuk ditetapkan dan dilantik sebagai Rektor Universitas Jember untuk masa bakti 2024-2028. Kami belum tahu kapan jadwal pelantikannya,” kata Fendi.
Masa jabatan Iwan untuk periode 2020-2024 akan berakhir pada 31 Januari 2024. Sebelum Iwan, Moh Hasan (2012 – 2020), Tarcisius Sutikto (2003 – 2011), Kabul Santoso (1995 – 2003), Simanhadi Widyaprakosa (1986 – 1995).
Setelah pemilihan rektor kelar, menurut Fendi, masih ada pemilihan dekan di tiga fakultas, yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat pada Februari 2024. Sementara untuk pemilihan wakil rektor baru diganti satu tahun setelah rektor dilantik. [wir]






