Surabaya (beritajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menargetkan kuota 7.160 mahasiswa baru pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Angka ini meliputi jenjang Sarjana (S1) serta Vokasi (D4) melalui tiga jalur seleksi utama.
Wakil Rektor I ITS, Prof Nurul Widiastuti, merinci daya tampung reguler terdiri dari 1.639 kursi SNBP dan 2.503 kursi SNBT. Sementara itu, jalur seleksi mandiri mendapatkan porsi terbesar dengan total mencapai 3.018 kursi.
Skema ini dirancang untuk menjaring talenta terbaik secara nasional. “Sebanyak 7.160 kursi total untuk program S1 dan D4,” ungkap Nurul, dikutip Kamis (12/3/2026).
ITS menawarkan dua skema mandiri, yakni SMITS FLAT berbasis prestasi dan SMITS ACE melalui tes tulis. Pendaftaran SMITS FLAT dibuka 21 April, sedangkan SMITS ACE mulai beroperasi pada 12 Mei 2026.
Selain program reguler, kampus ini menyediakan 380 kursi pada jalur International Undergraduate Program (IUP). Seleksi internasional tersebut terbagi dalam tiga gelombang untuk memperluas jangkauan calon mahasiswa dari mancanegara.
Akses pendidikan internasional didukung penuh melalui Beasiswa Garuda untuk program joint degree dan double degree. Skema ini memfasilitasi mahasiswa IUP agar dapat menempuh pendidikan di berbagai kampus ternama luar negeri.
ITS juga menyiapkan berbagai beasiswa pascasarjana seperti Beasiswa Patriot hingga Global Excellent Scholarship (GES). Langkah ini menjadi komitmen kampus terhadap pemerataan kualitas pendidikan serta pencapaian target pembangunan berkelanjutan. [ipl/aje]






