Blitar (beritajatim.com) – Debat Perdana Pemilihan Bupati (Pilbup) Blitar tahun 2024 telah resmi digelar pada Jumat (18/10/2024) di Pendopo Ageng Hand Astasih. Dalam debat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar menghadirkan 2 pasangan calon bupati-wakil bupati yakni Rijanto-Beky dan Rini-Ghoni.
Dalam debat perdana ini masyarakat Blitar menyoroti sikap dari Calon Wakil Bupati Blitar nomor urut 1 yakni Beky Herdihansah yang terkesan irit berbicara. Pria yang rambutnya dicat dengan warna biru terlihat lebih pasif jika dibandingkan Calon Wakil Bupati Blitar dari nomor urut 2, Abdul Ghoni.
Bahkan saat sesi tanya jawab antar pasangan calon, Beky juga terlihat irit berbicara. Sahabat dekat dari Gus Iqdam itu terlihat cukup anteng menemani Rijanto yang menjawab pertanyaan dari Rini-Ghoni.
Usai gelaran debat, Rijanto angkat bicara perihal hal itu. Mantan Bupati Blitar itu secara santai menjawab bahwa sikap diam dan irit bicara dari wakilnya tersebut merupakan jiwa pengusaha.
Dimana jika seorang pengusaha adalah sedikit berbicara dan banyak bekerja. “ Inilah jiwa pengusaha sedikit berbicara tapi banyak bekerja,” kata Rijanto usai menjalani debat perdana Pilbup Blitar tahun 2024.
Sejumlah warga pun sebenarnya mempertanyakan kenapa Beky irit berbicara. Beberapa masyarakat sebenarnya mengharapkan Beky untuk vokal menyuarakan yang menjadi kekurangan dari pemerintahan Rini Syarifah.
“Sebenarnya berharap kaji Beky berbicara banyak dia kan pebisnis handal, apalagi saat ditanya soal investasi dan peternakan,” ucap Rodyah, warga Kabupaten Blitar. (owi/ian)







32 Komentar
Ciri udstadz yang cerdas tidak banyak bicara dan tidak mau mencela kekurangan saingannya lebih bicara pada konsepnya yang riel apalagi sebagai pengusaha
Yakin seyakin yakinnya pasangan Pak Riyanto dan mas Beky pasti akan menjadi pemenang untuk bupati dan wabub Kabupaten Blitat
Pembangunan di era rijanto sangat mengecewakan jalan jalan di daerah ponggok rusak parah. Padahal rijanto sudah pernah di pemerintahan lebih dari 5 tahun. Di era mak rini jalan raya ponggok di bangun sangat panjang sampai jembatan “bok abang”. Kita bisa menilai seseorang dari kapasitas saat bicara. Kita mendengarkan kiai juga dari kapasitas berbicara dan berfikir. Kita lihat rijanto sudah usia lanjut 71 tahun. Sedangkan beky pernah masuk bui dan berbagai kasusnya. Kabupaten Blitar sangat luas bungg!! Butuh pemimpin muda yang bisa melobi di tingkat pusat maupun daerah. Jangan hanya memandang sebelah mak rini . Karena sejak beliau di lantik covid-19 melanda dan angaran pun di alihkan untuk kesehatan. Kalo bisa di hitung mak rini hanya bisa mengerjakan anggaran sekitar 2 tahun saja .
Ohhh ngonoo yooo..tenan pora kuwi…tpi ketoe akeh seng demen kaji beki masee
Wi lek koe..sayange kabeh ra podo isine karo sirahmu sing gundul kurang siraman
Kalo melihat dari sisi ponggok yang dibangun jalannya mungkin anda bisa dibenarkan tapi kalo melihat dari sisi daerah lain apakah benar ? Di bacem pembangunan jalan era nya mak rini masih minim mau di bangun pemerintah desa katanya ranah kabupaten tapi nunggu dari kabupaten sampe mak rini habis menjabat juga tidak di bangun” tuh jln akhirnya pemdes memaksa memperbaiki jalannya juga, katanya blitar sangat luas, tapi sudut pandangnya kok sampai ponggok saja bagaimana dengan yang lainnya,
Kabupaten blitar bukan ponggok saja
Lha emang jalan di sumberasri dijaman mak rini sudah bagus mulus?
Emang jalan di wates dijaman mak rini sudah bagus mulus?
Suruh wadang arah maron emang jaman mak rini sudah bagus?
Wonotirto pusatnya emang jaman mak rinibsudah bagus???
Ya ini cuma pertanyaan yang menggambarkan kabupaten blitar bukan cuma ponggok
H beky figur orang yg tenang tapi bertindak dengan dasar prinsip kerja yang nyata kepedulian dimasarakat luar biasa maju kepilkada tidak mencari untung tetapi diniati ibadah mengabdi pada masyarakat Blitar bisa Makmur dan sejahtera
Mau bicara tdk tau apa gagasan dan konswp yg mau di twrapkan
Gimana jadi pejabat publik kalau bisu, apa yg bisa diharapkan
Banyak yang kecewa dengan Rini sebagai Blitar .paling kecewa adalah jalan rusak di biarkan. Untung pemeringah provinsi dan pusat ikut turun tangan. Kalau tidak di daerahku selamanya jadi wisata jeglongan sewu
Banyak yang kecewa dengan Rini sebagai Blitar .paling kecewa adalah jalan rusak di biarkan. Untung pemeringah provinsi dan pusat ikut turun tangan. Kalau tidak di daerahku selamanya jadi wisata jeglongan sewe
Irit bicara apa karena tidak tau dan tidak paham yang d debatkan..jika lau tidak tau segaknya suarakan aspirasi yang mungkin belum tersampaikan d sini bisa dliat sendiri dimana kekurangan dan kelebihan masing2 calon
Asline ki yo ancen kemplu…. Kur pas nasib e ki anak e wong sugih… Ngono wae….
Panggah milih sg akhlak e iso dipertanggungjawabkan… Jelas lakune..
Kita tau kualitas no 1 ya seperti itu, pk Rianto mimpin blitar ya cuma gitu2 aja,..Beki cuma numpang tenar gus Iqdam
Setuju kang
Ya klo dulu emang pak Rianto gaya kepemimpimanya cmn itu2 doang tp karang kan beda..bangunan disuplai dari pusat..mgkn pak Rianto krg beda klo jadi Bupati…pembangunan akan merata tdk hanya utaraaaa saja yg di bangun….
Asline ki yo ancen kemplu…. Kur pas nasib e ki anak e wong sugih… Ngono wae….
Panggah milih sg akhlak e iso dipertanggungjawabkan… Jelas lakune..
Asline ki yo ancen kemplu…. Kur pas nasib e ki anak e wong sugih… Ngono wae….
Panggah milih sg akhlak e iso dipertanggungjawabkan… Jelas lakune..
JANGAN PILIH PEMIMPIN YANG :
1. TIDAK DISIPLIN, DIUNDANG NGGAK MAU DATANG, DITEMUI SULIT.
2. DISETIR KELUARGA
3. DIDUGA TERSANDUNG KASUS HUKUM
4. JAIM DAN GILA HORMAT
5. TIDAK PEDULI KAUM MINORITAS
Setuju kang
Calonnya ga ada yang pantas dipilih…. Dah ngerasain semua… Guru2 aja.. kurang sip. Pengene ganti tapi calonnya itu2 juga…. Berharap ada calon lain yang visioner.
Gitu2 aja maksudnya…. Maaf typo JD guru2
Gitu2 aja maksudnya…. Maaf typo
Calonnya ga ada yang pantas dipilih…. Dah ngerasain semua… Gitu2 aja.. kurang sip. Pengene ganti tapi calonnya itu2 juga…. Berharap ada calon lain yang visioner.
Sing komen rata2 sok ngerti.. sok pinter.. aku ae sing ra ngerti meneng ae og.. 😀😀
Gimana jadi pejabat publik kalau bisu, apa yg bisa diharapkan
Sayange berangkat dari PDi
lebih baik sedikit bicara tapi banyak kerja nya dari pada banyak bicara tapi ngak ada kerja nya kan percumah
masuk bossqu
masuk bossqu
Hidup beky…
lebih baik sedikit bicara tapi banyak kerja nya dari pada banyak bicara tapi ngak ada kerja nya kan percumah