Ringkasan Berita
- Universitas Kadiri sukses menggelar International Youth Program 2026 yang mempertemukan mahasiswa dari enam perguruan tinggi di kawasan Asia melalui forum konferensi internasional secara daring.
- Mengusung tema “Youth Innovation and Global Collaboration for a Sustainable Future”, kegiatan ini menjadi ruang bertukar gagasan mengenai inovasi, teknologi, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.
- Forum menghadirkan peserta dari Indonesia, Malaysia, Filipina, India, Thailand, dan Kamboja untuk memperkuat jejaring akademik serta kolaborasi lintas negara.
- Melalui program ini, Universitas Kadiri menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi global mahasiswa.
Kediri (beritajatim.com) – Universitas Kadiri kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan International Youth Program 2026. Forum konferensi internasional tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan inovasi dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Office of National and International Universitas Kadiri berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Universitas Kadiri.
Angkat Tema Kolaborasi Global untuk Masa Depan Berkelanjutan
International Youth Program 2026 mengusung tema “Youth Innovation and Global Collaboration for a Sustainable Future”.
Tema tersebut menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadirkan inovasi, memperkuat kerja sama internasional, serta menciptakan solusi terhadap berbagai tantangan global.
Forum berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB dengan menghadirkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mitra internasional.
Libatkan Enam Perguruan Tinggi dari Asia
Program ini menghadirkan mahasiswa dari enam institusi pendidikan tinggi, yakni:
Universitas Kadiri (Indonesia)
Universiti Tun Hussein Onn Malaysia
De La Salle University-Dasmariñas (Filipina)
PERI Institute of Technology (India)
Pathumthani University (Thailand)
Phnom Penh International University (Kamboja)
Keberagaman latar belakang akademik dan budaya membuat diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai perspektif mengenai pendidikan, teknologi, inovasi, hingga pembangunan berkelanjutan.
Bahas Inovasi, Teknologi, dan Tantangan Generasi Muda
Seluruh pembicara mempresentasikan gagasan sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Topik yang dibahas meliputi inovasi generasi muda, transformasi pendidikan, pemanfaatan teknologi, pembangunan berkelanjutan, hingga pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan global.
Forum tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi dalam lingkungan internasional.
Hadirkan Dua Keynote Speaker Internasional
Acara dibuka oleh dua keynote speaker.
Keynote speaker pertama adalah Dr. Pamadya Vitasmoro, M.Pd., Kepala Unit Kerja Sama Universitas Kadiri.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membuka ruang internasional bagi mahasiswa agar memiliki wawasan global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta jejaring akademik yang lebih luas.
Sementara keynote speaker kedua, Dr. B. Magesh, Vice Principal sekaligus Director of Internal Quality Assurance Cell (IQAC) PERI Institute of Technology, India, menyoroti pentingnya kualitas pendidikan, inovasi, dan kolaborasi antarinstitusi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Diskusi Kritis Perkuat Jejaring Akademik
Kegiatan dipandu oleh moderator Muhammad Maftukhan yang menjaga jalannya diskusi tetap interaktif.
Pada sesi tanya jawab, peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan generasi muda, peluang kerja sama internasional, hingga implementasi inovasi di berbagai negara.
Para pembicara memberikan tanggapan berdasarkan pengalaman dan kondisi di negara masing-masing sehingga tercipta diskusi yang konstruktif.
Forum tersebut menunjukkan bahwa perbedaan budaya dan disiplin ilmu justru menjadi kekuatan dalam menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan global.
Universitas Kadiri Perkuat Internasionalisasi Pendidikan
Melalui International Youth Program 2026, Universitas Kadiri menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui jejaring internasional.
Program ini tidak hanya menjadi forum presentasi akademik, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, komunikasi internasional, serta pemahaman lintas budaya mahasiswa.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama antarperguruan tinggi melalui penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah, seminar internasional, hingga program pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya International Youth Program 2026, Universitas Kadiri berharap lahir lebih banyak kolaborasi, inovasi, dan gagasan baru dari generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global. [nm/but]






