Surabaya (beritajatim.com) – Simone Inzaghi meluapkan amarah pada anak asuhnya usai menyaksikan kekalahan Inter Milan dari klub papan tengah, Sassuolo. Inzaghi heran para pemain Nerazzurri bermain seolah tidak memiliki arah sedari awal laga.
Melihat kegagalan AC Milan mengalahkan Salernitana sehari sebelumnya, Inter sebenarnya berpeluang besar mengambil alih puncak klasemen dan semakin dekat dengan gelar scudetto musim ini.
Inter Milan tampil dengan misi meraih tiga poin saat menjamu Sassuolo, Senin (21/2) dinihari WIB. Namun sayangnya anak asuhan Inzaghi gagal meraih satupun poin. Inter Milah seolah masih terkena kutukan usai serangkaian hasil buruk bulan ini, terutama kekalahan dari Liverpool di Liga Champions pada akhir pekan lalu.
Inter bermain tidak stabil sejak dari awal laga. Hasilnya, Sassuolo mampu membuka kran golnya di menit ke delapan melalui aksi dari Giacomo Raspadori. Berlanjut pada menit ke-26, alih alih Inter Mencetak gol, Gianluca Scamacca justru menambah gol Sassuolo.
Tertinggal dua gol, Inter berupaya mencetak gol secepatnya tapi selalu gagal. Bahkan saat sudah dilakukan pergantian pemain dengan memasukkan Edin Dzeko dan Denzel Dumfries di babak kedua. Inter masih saja sulit membuat gol ke gawang Andrea Consigli yang bermain cemerlang sepanjang laga.
Hingga laga berakhir, Inter harus menelan pil pahit dengan kekalahan 0-2 dan gagal mengkudeta puncak klasemen Serie A. Inter kini berada di posisi kedua dengan torehan 54 poin dari 25 laga, selisih dua poin dari Milan dan berpeluang disalip Napoli yang cuma kalah satu poin.
Kegagalan meraih tiga poin patut disesali Inter karena mereka sebenarnya mengemas banyak peluang sepanjang 90 menit. Inter mencatatkan 30 shot dengan delapan on target. Namun sayang, tidak satu pun bisa dikonversi jadi baik oleh Dzeko, Lautaro Martinez, maupun Alexis Sanchez.
Wajar jika sang pelatih, Simone Inzaghi merasa kecewa dengan performa anak asuhnya, yang terkesan meremehkan Sassuolo. Padahal Sassuolo sudah mengalahkan tim-tim besar lain seperti AC Milan dan Juventus di kandang lawan.
“Saya marah besar dengan gaya bermain kami, kami punya tiga hari sejak laga hari Rabu kemarin, kami sudah bicara soal Sassuolo yang menang di kandang Juve dan Milan, bermain luar biasa, dan kami layak untuk khawatir,” terang Simone Inzaghi seperti dilansir dari Football Italia. (dan/ian)






