Bangkalan (beritajatim.com) – Siswa SMKN 2 Bangkalan, membuat inovasi dari bahan serai dapur dan diolah menjadi berbagai macam produk, salah satunya minyak wangi.
Salah satu siswa kelas Xll yakni Zahro mengatakan, ia dan teman-temannya mencoba membuat wewangian itu dari serai di sekitar sekolah. Siswa jurusan Teknik Kimia Industri itu mengatakan, dari bahan baku serai sebanyak 3 kilogram, bisa menghasilkan minyak atsiri.
“Jadi untuk campurannya kita pakai gondopuro, zaitun, VCO, menthol dan capper diaduk sampai larut lalu dicampur sama minyak atsirinya,” terangnya, Sabtu (15/2/2025).
Dari minyak atsiri yang dihasilkan, para siswa bisa memproduksi berbagai macam wewangian diantaranya, minyak angin, aromaterapi, parfum, deodorant dan essential oli.
Sementara itu, Kepala Program Keahlian Teknik Kimia Industri, Apriliyawati Widyastuti mengatakan, ada dua jenis serai yang digunakan para siswa yakni serai Citrunela dan lemon grass.
“Jadi untuk prosesnya kita ajarkan dari mulai menanam, panen dan produksinya. Semua tahap siswa mengerjakan langsung,” imbuhnya.
Ia mengaku, produk yang dihasilkan anak didiknya itu bisa dijual seharga Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu. Namun, hingga kini pihaknya masih belum menunggu ijin untuk bisa memproduksi dan dijual ke masyarakat luas.
“Untuk saat ini digunakan di kalangan sendiri, lalu kami gunakan juga untuk souvenir jika ada tamu dari luar,” tandasnya. [sar/ian]






