Surabaya (beritajatim.com) – Sakit kepala menjadi penyakit yang sering menyerang seseorang. Bisa terjadi kapan saja dan tentu sangat menyiksa. Namun, beberapa orang biasanya meremehkan sakit kepala dan berdalih akan sembuh dengan sendirinya. Banyak juga yang memilih untuk membeli obat di warung warung terdekat. Meskipun berlangsung secara singkat, kalian harus mengenali jenis sakit kepala agar memahami penyebab dan bagaimana cara yang tepat untuk menanganinya.
Ada dua jenis sakit kepala yang terbagi. Pertama, ada sakit kepala primer, yang paling sering dialami oleh banyak orang. Umumnya, disebabkan oleh aktivitas hormone yang diproduksi oleh otak atau bisa juga gangguan otok kepala dan leher. Faktonya hanya berasal dari gaya hidup seerti kurang tidur, konsumsi alkohol, dan terlambat makan. Tidak ada kelainan atau gejala lain yang mengindikasi penyakit serius. Sakit kepala primer pun memiliki beberapa tipe.
1. Migrain
Migrain adalah di mana rasa sakit hanya menyerang satu sisi bagian kepala. Rasa sakit ini bahkan bisa berlangsung beberapa hari, parahnya lagi, penderita tidak akan mampu berkegiatan. Gejala lain yang dirasakan adalah sensitif terhadap cahaya dan suara, dibarengi dengan mual, serta pandangan berkunang-kunang. Belum diketahui penyebab asli migraine, namun bisa berasal dari kebiasaan kalian, seperti kurang tidur, kurang makan, atau merokok.
2. Sakit Kepala Tegang
Rasa sakit akibat tegang mungkin tidak terasa terlalu parah, kepala rasanya seperti sedang ditekan begitu kuat hingga meninggalkan beban berat di pucuk kepala. Bahkan rasa itu menjalar dari ubun-ubun ke pundak dan leher. Pemicunya bisa jadi karena stress parah, menapat gadget terlalu lama, berpikir terlalu keras, kelelahan dan banyak hal lain yang menyebabkan otot pada leher dan belakang kepala menegang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tips-kesehatan”]
3. Sakit Kepala Cluster
Penyakit ini akan secara tiba-tiba menyerang seseorang di bagian atas kepala, belakang kepala, hingga area mata. Nyeri yang dirasakan bisa berulang-ulang dan akan memuncak pada 5-10 menit lamanya. Setelahnya, rasa sakit bisa bertahan hingga 3 jam. Gejala lain yang diderita adalah mata dan hidung yang memerah, bengkak, bahkan berari. Beberapa penyebabnya adalah kebiasaan merokok dan minum alkohol atau bisa juga karena penyakit turunan.
Beberapa cara untuk mengobati sakit kepala primer adalah dengan mengistirahatkan mata, kepala, pikiran, dan tubuh sejenak. Perbanyak minum air putih dan usahakan untuk makan tepat waktu. Jika tidak tahan, konsumsi obat pereda nyeri yang bisa disesuaikan dengan anjuran apotek.
Kedua, ada sakit kepala sekunder. Sakit kepala ini biasanya dikarenakan oleh penyakit tertentu yang kronis. Seperti tumor otak, infeksi sinus, atau bisa juga sakit kepala yang datang saat sedang datang bulan. Oleh karena, untuk sakit kepala yang dirasa tidak wajar dan datang secara terus menerus, alangkah baiknya untuk melakukan pengecekan pada dokter agar mengetahui apakah ada penyakit serius. [mnd/but]






