Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemberian bonus atau reward bagi para atlet Banyuwangi di Porprov VII Jawa Timur, disesuaikan dengan medali yang diraih. Total, Pemkab Banyuwangi memberikan anggaran Rp856 juta untuk 144 atlet dan official cabor.
Para atlet berprestasi menerima bonus dengan besaran beragam. Atlet peraih medali emas perorangan untuk cabor resmi mendapat bonus Rp10 juta.
“Sementara atlet peraih medali emas perorangan cabor eksibisi meraih bonus Rp2 juta,” ungkap Ketua Umum KONI Banyuwangi, Mukayin, Rabu (5/4/2023).
Sementara atlet peraih medali emas beregu mendapat bonus antara Rp2 juta hingga Rp5 juta. Rinciannya, beregu kategori A senilai Rp5 juta, kategori B senilai Rp3 juta, dan kategori C senilai Rp2 juta.
Baca Juga:
Atlet Banyuwangi dapat Bonus Porprov VII Rp856 Juta
Atlet peraih medali perak perorangan cabor resmi mendapat bonus Rp7 juta. Untuk peraih medali serupa cabor eksibisi mendapat Rp1 juta. Peraih medali perak beregu kategori A mendapat Rp3,5 juta, kategori B Rp2,5 juta, dan kategori C Rp2 juta.
Terakhir, atlet peraih medali perunggu perorangan cabor resmi diberi bonus Rp4 juta, dan cabor eksibisi diberi Rp750 ribu. Sementara peraih medali perunggu beregu kategori A mendapat Rp2 juta, kategori B Rp1,5 juta, dan kategori C Rp1 juta.
“Jadi ada klasifikasi yang sesuai dengan nomor cabang olahraga yang diikuti, misal beregu ini ada beberapa kategori A, B dan C. Misal kategori jumlah regunya ada 2 anak, 3 anak, 6 anak, sampai 24 anak,” katanya.
Baca Juga:
Silaturahmi di Ponpes Darussalam Banyuwangi, Bupati Ipuk: Perempuan Harus Tangguh
Mukayin menyatakan jika memang ada keterlambatan penyerahan bonus ini. Hal ini lantaran adanya anggaran dari Pemkab Banyuwangi yang belum turun.
“Ya karena anggarannya yang terlambat. Tapi begini, dari awal saya beranggapan setiap pelaksanaan Porprov itu ada bantuan anggaran dari KONI provinsi. Tapi ternyata tidak ada. Kalau ada, anggaran itu sebenarnya akan diploting untuk itu,” pungkasnya. [rin/beq]






