Ngawi (beritajatim.com) – Pihak Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi tengah melakukan pemeriksaan pasca terjadinya kecelakaan antara mobil Ertiga dan Dump Truck di Jalan Tol Ngawi-Solo masuk Desa Watualang, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Senin (8/12/2023) pukul 05.00 WIB.
Kecelakaan yang mengakibatkan dua orang penumpang tewas itu diduga disebabkan pengemudi Ertiga yakni Daryanto mengantuk. Sehingga, warga Desa Gading Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep itu kurang konsentrasi dan menabrak bagian belakang dump truk.
“Nah, dump truk ini kabur ketika ada benturan di bagian belakang kendaraan. Pengemudinya mengira kalau ada ban meletus. Terus akhirnya, kayaknya bingung kalau ada yang menabrak. Abis itu mereka bersembunyi di Rest Area 575,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Ipda Yudhi Irawan.
“Penyebab kecelakaan, karena pengemudi Ertiga mengantuk. Sehingga karena kurang hati-hatinya akhirnya menabrak dump truk yang dikendarai oleh Yoyok Hasanuddin (33) warga Blitar,” lanjut Yudhi.
Menurutnya, hingga saat ini enam korban luka yang merupakan penumpang dan pengemudi mobil Ertiga masih menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi.
Sebelumnya diberitakan, mobil Suzuki Ertiga dengan tujuh orang penumpang menabrak dump truk saat melintas di Jalan Tol Ngawi-Solo masuk Desa Watualang Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (18/12/2023) pukul 05.00 WIB. Akibatnya, dua orang tewas, sisanya luka-luka.
Kejadian berawal saaat mobil Ertiga yang dikemudikan oleh Daryanto (40) warga Desa Gading Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep itu berjalan dari arah Surabaya, hendak ke Yogyakarta untuk liburan. Sesampainya di lokasi tepatnya KM 577B, diduga sopir Ertiga mengantuk, hingga akhirnya menabrak bagian belakang dump truk.
Petugas pun menghampiri ke lokasi kejadian. Saat polisi datang, dump truk sudah tidak ada di TKP. Semua korban luka termasuk si pengemudi menjalani perawaatn di RS Widodo, sementara korban meninggal dibawa ke RSUD dr Soeroto.
Korban meninggal yakni Denok Winarti (46) warga Desa Kelor Kecamatan/ Kabupaten Sumenep dan Sukarjo (71) warga Desa/Kecamatan Banyuputih Kabupaten Sumenep. Sukarjo sempat menjalani perawatan namun nyawanya tak tertolong.
“Saya ngantuk, saya yang nabrak belakang dump truk. Saya bawa orang tujuh, mau liburan ke Yogyakarta. Habis istirahat di rest area,” kata Daryanto.
Polisi pun mencari keberadaan dump truk tersebut. Ternyata, sang sopir dump truk bersembunyi di Rest Area 575B Ngale. Sang sopir dump truk yakni Yoyok Hasanudin (33) warga Blitar pun diamankan di Unut Gakkum Satlantas Polres Ngawi. [fiq/but]






