Surabaya (beritajatim.com) – PW GP Ansor Jatim telah mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh pengurus Ansor Jatim. Ansor berkomitmen tetap menjaga ‘NKRI Harga Mati’ dan mengisi kemerdekaan.
“Sebagai wujud itu, kami juga mengadakan seminar wawasan kebangsaan. Dan, untuk menghadapi anugerah bonus demografi menyambut Indonesia Emas 2045, kami juga bekerja sama dengan LPDP. Ini terkait beasiswa kepada anak bangsa, yang kami sosialisasikan ke pengurus Ansor Jatim. Bisa juga untuk lapisan masyarakat, selain keluarga Ansor,” kata Bendahara PW GP Ansor Jatim, Muhammad Fawait (Gus Fawait) kepada beritajatim.com, Minggu (31/7/2022).
Menurut pemuda yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini, GP Ansor Jatim siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jatim. “Jangan sampai malah jadi beban demografi, jika tidak disiapkan dengan pendidikan generasi muda yang baik,” tegas Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim yang namanya mulai masuk bursa Pilgub Jatim 2024 ini.
Untuk diketahui, pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70 persennya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30 persen merupakan penduduk yang tidak produktif (usia di bawah 14 tahun dan di atas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.
Jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan dengan baik akan membawa dampak buruk terutama masalah sosial seperti kemiskinan, kesehatan yang rendah, pengangguran, dan tingkat kriminalitas yang tinggi. Melihat dari fakta yang akan dihadapi Indonesia tersebut bonus demografi memang tidak bisa dihindari.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gus-fawait”]
“Ansor berkomitmen kerja sama dengan pemerintah provinsi. Ini terkait informasi, peluang dan beasiswa pendidikan yang bisa diakses NU, Ansor dan elemen pemuda Jatim lainnya. Kebijakan Gubernur Jatim Khofifah sudah on the track, kami siap mengawalnya. Ansor meneguhkan komitmennya untuk menjaga NKRI harga mati, mengisi kemerdekaan menyambut bonus demografi Indonesia Emas 2045 dan siap sinergi dengan pemerintah provinsi memberi pendidikan kepada pemuda,” pungkas Gus Fawait yang juga Presiden Sholawat Nusantara (LSN) ini. [tok/but]








