Banyuwangi (beritajatim.com) – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, merilis jumlah anak Banyuwangi yang bakal mendapat vaksin. Dia menyebut total sasaran vaksinasi anak di Banyuwangi sebanyak 146.127 anak.”Vaksinasi akan kami lakukan berbasis sekolah,” kata Amir Hidayat, Senin (20/12/2021).
Amir menyebut, vaksin yang digunakan untuk anak ini adalah Sinovac. Ketentuannya, diberikan sebanyak 2 kali dengan interval 28 hari. Serta diawali dengan proses skrining kesehatan sesuai dengan format standar yang berlaku. “Jadi nanti tenaga kesehatan yang akan datang ke sekolah untuk melakukan vaksinasi,” kata Amir.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Amir menjelaskan, vaksinasi untuk anak ini akan dilakukan dalam beberapa tahap, sembari menunggu interval pemberian vaksinasi reguler yang lainnya. Mengingat Banyuwangi baru saja menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Program BIAS ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak usia SD terhadap penyakit campak, difteri, dan tetanus (DT).
“Anak-anak yang baru saja mendapatkan vaksin dalam program BIAS, harus menunggu jeda minimal satu bulan. Setelah itu baru bisa mendapatkan vaksinasi covid-19. Maka tahap pertama ini, sasar utama kita adalah anak-anak yang belum mengikuti BIAS atau sudah namun telah melewati interval satu bulan tersebut,” kata Amir.
Mengacu data dari dinas Kesehatan Provinsi Jatim, per 13 Oktober 2021 capaian vaksinasi covid 19 dosis 1 di Banyuwangi sebesar 78,34 persen. Sementara untuk dosis 1 di lansia sebesar 70,99 persen. (rin/kun)






