Surabaya (beritajatim.com) – Secara psikologis, kondisi gangguan mental atau jiwa meliputi beberapa hal. Seperti perasaan atau suasana hati, tingkah laku, hingga pemikiran seseorang.
Meski pada dasarnya semua tampak baik-baik saja secara fisik, namun ternyata tak sedikit dari mereka yang mengalami gangguan pada mentalnya.
Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami gangguan mental, maka perlu untuk mencegahnya. Salah satu cara yakni mengenali terlebih dahulu gejala-gejalanya.
Menurunnya mood
Orang yang mengalami gangguan mental awalnya kerap merasakan penurunan mood secara tiba-tiba. Biasanya mereka akan merasa down, sedih, marah, galau, dan kecewa seketika.
Bahkan terkadang tanpa mengetahui penyebab pastinya. Umumnya hal ini bisa terjadi hingga dua minggu berturut-turut.
Hilangnya minat untuk beraktivitas
Selain menurunnya mood atau perasaan seseorang, gejala lain yang kerap dirasakan mereka yang gangguan mental ialah hilangnya minat untuk beraktivitas.
Terlepas aktivitas tersebut sebenarnya penting ataupun tidak, mereka cenderung malas untuk mengerjakannya. Hal ini diperburuk dengan timbulnya perasaan bosan, tidak minat, tidak semangat, ataupun kurang energi.
Menarik diri dari lingkungan sosial
Gejala lain penderita gangguan mental ialah menjadi enggan untuk bersosialisasi atau bertemu dengan orang lain. Terlebih mereka yang sebenarnya tidak memiliki sifat introvert.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kesehatan”]
Adanya gangguan mental ini kemudian membuatnya cenderung untuk menarik diri dari lingkungan sosial. Tak ayal jika ia kemudian memilih untuk menyendiri di dalam kamar atau tempat di mana tidak ada orang lain di sekitarnya.
Merasa kesulitan untuk konsentrasi
Dalam mengerjakan sesuatu justru sering terdistrak. Itulah kurang lebih yang dialami oleh mereka yang mengalami gangguan mental. Mereka merasa pusing, kesulitan untuk berkonsentrasi, fokus, hingga kepikiran jadi ke mana-mana.
Meski beberapa hal ini ialah gejala yang umum terjadi pada penderita gangguan mental, namun tidak semua orang yang mengalaminya disebut mengidap hal tersebut. Maka untuk mengetahui kepastiannya, tentu saja perlu melakukan konsultasi dengan ahlinya. (fyi/ian)






