Lamongan (beritajatim.com) – PT. Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) kembali menunjukkan komitmennya untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), perusahaan spesialis solusi tata udara asal Jepang ini meresmikan Pusat Keunggulan DAIKIN di SMK Negeri 1 Lamongan, Jawa Timur, pada hari ini (19/7).
“Tak sekedar dukungan perangkat untuk praktek guru dan siswa, kami mendesainnya sebagai tempat pelatihan dan pengembangan kompetensi siswa didik dan tenaga pendidikan, khususnya terkait refrigerasi dan tata udara,” ujar Budi Mulia, Direktur PT. Daikin Airconditioning Indonesia, dalam seremoni peresmian pusat keunggulan ini. Bidang studi kekhususan refrigerasi dan tata udara dipilih karena selaras dengan keahlian DAIKIN yang telah dikenal sebagai perusahaan spesialis tata udara selama seabad.
Dinamai DAIKIN Center of Excellence, keberadaannya menjadi pusat keunggulan DAIKIN pertama bagi SMK di wilayah Jawa Timur. Dengan peresmian ini, DAIKIN kini memiliki tiga pusat keunggulan bagi sekolah kejuruan yang tersebar di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Menilik DAIKIN Center of Excellence di SMK Negeri 1 Lamongan, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman No. 84, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pusat ini mirip ruang praktek yang memadai bagi perangkat solusi tata udara. Menempati ruang kelas khusus, terdapat sejumlah perangkat tata udara (air conditioner – AC).
Tidak hanya AC single split untuk hunian, tetapi juga AC SkyAir DAIKIN untuk bangunan komersial. Semua perangkat disusun pada rak khusus, memungkinkan praktek langsung, mulai dari teknik instalasi, troubleshooting, hingga berbagai pengujian untuk memastikan sistem AC berfungsi sesuai spesifikasinya. Selain itu, ruang pusat keunggulan DAIKIN ini juga dilengkapi berbagai perangkat ajar, termasuk papan tulis dan meja untuk pengajar. Dinding ruangan dihiasi poster-poster berisi pengetahuan terkait perangkat AC, memperkuat kesan sebagai ruang pendidikan.
Budi Mulia menyatakan bahwa DAIKIN juga akan melengkapinya dengan berbagai aktivitas pendukung, seperti pelatihan bagi siswa dan tenaga pendidik dengan melibatkan tenaga ahli DAIKIN sebagai guru tamu, sertifikasi industri bagi guru dan siswa, serta pengujian kompetensi. “Keseluruhannya dirancang untuk menyiapkan pengetahuan dan keahlian siswa agar menjadi tenaga ahli refrigerasi dan tata udara di masa mendatang, sesuai kebutuhan industri yang semakin berkembang,” ujar Budi Mulia.
Pernyataan Budi Mulia mengenai kebutuhan industri yang semakin berkembang ini dapat dilihat dari perkembangan DAIKIN dalam operasionalnya di Indonesia. Menjadi spesialis perangkat solusi tata udara, DAIKIN telah beroperasi di Indonesia selama lima puluh tahun dan dikenal sebagai pemimpin pasar AC. DAIKIN memiliki 16 kantor perwakilan di berbagai wilayah Indonesia dengan dukungan sekitar 1.400 mitra bisnis.
Melanjutkan fase perkembangannya, Budi Mulia menyatakan bahwa tahun 2025 akan menjadi fase baru bagi DAIKIN di Indonesia dengan rencana memulai produksi AC di dalam negeri melalui fasilitas produksi yang sedang dibangun di kawasan Cikarang. “Kami menyadari kualitas sumber daya manusia sangat berperan penting, tidak hanya bagi DAIKIN, tetapi juga bagi industri secara keseluruhan,” ujarnya.
Syufa’at, S.Pd., M.Pd., Kepala SMKN 1 Lamongan, menyambut baik pembukaan DAIKIN Center of Excellence ini dan berharap sinergi antara DAIKIN dan sekolah menengah kejuruan ini dapat terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang.
“DAIKIN Center of Excellence merupakan buah sinergi yang baik antara industri dan sekolah vokasi. Kami percaya, pengembangan sinergi sejenis di masa mendatang menjadi salah satu kunci bagi pengembangan kualitas angkatan kerja Indonesia di masa depan,” ujar Syufa’at, S.Pd., M.Pd. [but]







