Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya kalah dari Persipura Jayapura 0-2 di laga lanjutan BRI Liga 1, Minggu malam (6/2/2022). Hal ini tentu membuat tim besutan Aji Santoso kecewa dengan kekalahan ini.
Mustaqim, Asisten Pelatih Persebaya mengatakan jika tim terpaksa menurunkan semua pemain cadangannya untuk bertemu tim asal Papua ini. Hal ini bukan tanpa alasan karena mayoritas pemain intinya dinyatakan positif covid 19 sehari sebelum pertandingan berlangsung.
“Kami sebagai pelatih sangat kecewa tapi itulah sepak bola dan pemain sudah berjuang sekuat tenaga. memang dengan tidak adanya beberapa pilar pemain kunci yang dinyatakan positif ini membuat kami cukup merepotkan maka kami punya inisiatif ini menurunkan pemain muda meski mereka belum ada jam terbang,”ungkap Mustaqim.
Ia bersama tim pelatih memberanikan diri menurunkan beberapa pemain muda yang sebelumnya belum pernah diturunkan di kompetisi liga 1 bahkan dalam kompetisi liga tiga saja pemain muda yang rata- rata masih berumur tujuh belas tahun ini belum pernah.
“Memang tidak adanya coach Aji membuat para pemain kehilangan sentuhan oleh semua rencana yang kita susun berubah. Akhirnya kita beranikan diri turunkan pemain seperti Ryu Arianto, Akbar jangankan main di liga 1 main di liga 3 saja mereka belum pernah apalagi ini langsung masuk DSP melawan Persipura tapi mereka sudah berjuang sampai titik darah penghabisan. Apapun yang terjadi mereka harus mau turun dan bermain sesuai karakter Persebaya,”tuturnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Sementara itu, Samsul Arif pun merasa kecewa dengan kekalahan ini. Di babak pertama Marselino dan Ryu sudah menekan pertahanan tim lawan namun belum beruntung dan kembali lagi mereka pemain muda yang masih belum memiliki jam terbang dan strong mentalitynya belum terbentuk.
“Sebenarnya di babak pertama kami sedikit menekan dan banyak peluang sayang gagal tapi para pemain muda hari ini tampil bagus menang mereka jarang bermain jadi belum punya jam terbang dan strong mentalitynya belum terbentuk. Persebaya sudah berjuang maksimal,” tutup mantan pemain Barito Putra ini. [way/ted]






