Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tetap eksis memberikan berbagai penghargaan kepada para lulusan terbaiknya. Pada gelaran wisuda ke-106 ini, ada 10 wisudawan yang berhasil mendapatkan predikat lulusan terbaik pada Kamis (10/8/2023).
Rektor Unesa Prof Nurhasan berpesan kepada para lulusan agar mereka tetap rendah hati dan melakukan perubahan di mana pun berada dengan disiplin ilmu yang sudah dipelajari.
Menurutnya, gelar terbaik, khususnya bagi para lulusan Unesa adalah yang punya manfaat dan dampak positif bagi masyarakat dan negara. “Lakukan sesuatu. Buat gebrakan,” ujar Cak Hasan usai prosesi wisuda, ditulis Jumat (11/8/2023).
Adapun 10 lulusan terbaik Unesa pada wisuda periode kali ini antara lain Achmad Reza Firmansyah (S2 Pendidikan Keolahragaan, IPK 4.00), Novandri Ayubi (S3 Ilmu Keolahragaan, IPK 4.00), dan Lutfhi Rezang Roy Vansyah (S1 Ekonomi 3.93).
BACA JUGA:
Unesa Kukuhkan 1.501 Wisudawan, Begini Pesan Rektor
Kemudian Keysha Azhalia Wahono (S1 Keolahragaan, IPK 3.91), Aira Rahmatilah (S1 Sistem Informasi, IPK 3.91), Eni Fibrianti (S1 Ilmu Administrasi Negara, IPK 3.89), Shela Sonia (S1 Pendidikan Biologi, IPK 3.92).
Selanjutnya, Ayuningtyas Prameswary (S1 Pendidikan Seni Rupa, IPK 3.90), Shela Dwi Widhya Sari (S1 Manajemen Pendidikan, IPK 3.91), dan Chika Rizki Amalia (D3 Transportasi, IPK 3.56).
Di antara lulusan tersebut, ada yang sudah diterima S2 di Taiwan. Dia adalah Aira Rahmatilah. Ia merupakan mahasiswa berprestasi yang mendapat beasiswa Bidikmisi dan beasiswa lainnya selama kuliah di Unesa.
Perempuan dari keluarga sederhana asal Gresik itu juga mendapat beasiswa Ministry of Education (MoE) S-2 di dua kampus top Taiwan yaitu National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) dan National Dong Hwa University (NDHU).
BACA JUGA:
Unesa Latih Guru SD Susun Modul Ajar Berbasis Etnopedagogi
Setelah berbicara dengan orang tua dan dosennya, Aira memilih kuliah di Department of Information Management, National Dong Hwa University (NDHU) dan akan berangkat pada September 2023 mendatang.
“Saya bercita-cita menjadi akademisi, guru atau dosen. Kalau ada kesempatan nanti setelah S-2 mau lanjut S-3 di sana. Saya berterima kasih kepada pimpinan dan dosen, orang tua, teman-teman semuanya atas dukungannya selama ini,” tuturnya. [ipl/beq]






