Surabaya (beritajatim.com) – Istilah “makan bersih” telah menjadi sangat populer di kalangan masyarakat. Ini adalah pola makan yang berfokus pada makanan segar dan utuh. Gaya hidup ini bisa mudah dan menyenangkan selama Anda mengikuti beberapa panduan umum. Berikut adalah 3 tips sederhana untuk mulai makan bersih. Yuk simak!
1. Perbanyak makan sayur dan buah
Sayuran dan buah-buahan tidak diragukan lagi bagi kesehatan tubuh kita. Mereka mengandung serat, vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang membantu melawan peradangan dan melindungi sel-sel Anda dari kerusakan . Faktanya, banyak penelitian observasional besar menghubungkan asupan buah dan sayuran yang tinggi dapat menurunkan risiko penyakit seperti kanker dan penyakit jantung.
Sayuran dan buah-buahan segar sangat ideal untuk pola makan clean eating, karena sebagian besar dapat dikonsumsi mentah segera setelah dipetik dan dicuci. Memilih produk organik dapat membantu Anda mengambil makanan bersih selangkah lebih maju dengan mengurangi paparan pestisida dan berpotensi meningkatkan kesehatan Anda.
Berikut adalah beberapa cara mudah untuk memasukkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam pola makan Anda:
Buat salad Anda sewarna mungkin, termasuk setidaknya tiga sayuran berbeda selain sayuran hijau.
Tambahkan beri, apel cincang, atau irisan jeruk
potong sayuran, aduk dengan minyak zaitun dan rempah-rempah
2. Batasi makanan olahan
Makanan olahan secara langsung bertentangan dengan gaya hidup clean eating, karena telah dimodifikasi dari keadaan alaminya. Sebagian besar, makanan yang diproses telah kehilangan sebagian serat dan nutrisinya tetapi memperoleh gula, bahan kimia, atau bahan lainnya.
Terlebih lagi, makanan olahan telah dikaitkan dengan peradangan dan peningkatan risiko penyakit jantung. Makan bersih dianjurkan dengan menghindari makanan olahan sebanyak mungkin.
3. Berhenti makan karbohidrat olahan
Karbohidrat olahan adalah makanan olahan yang mudah dimakan berlebihan namun memberikan sedikit nilai gizi. Penelitian telah menghubungkan konsumsi karbohidrat olahan dapat mengakibatkan peradangan, resistensi insulin, hati berlemak, dan obesitas). Sebaliknya, biji-bijian – yang memberikan lebih banyak nutrisi dan serat – dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan usus .
Dalam satu penelitian pada 2.834 orang, mereka yang mengonsumsi sebagian besar biji-bijian cenderung memiliki lemak perut berlebih daripada mereka yang fokus pada biji-bijian olahan. Jika Anda makan biji-bijian, pilih jenis yang paling sedikit diproses, seperti roti gandum bertunas dan gandum potong baja. Jauhi sereal siap saji, roti putih, dan karbohidrat olahan lainnya. Stay Healthy! [rad/esd]






