Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu keunggulan smartphone berbasis Android adalah kemampuan multitaskingnya. Namun, keunggulan ini juga dapat menjadi celah keamanan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu serangan yang memanfaatkan celah ini adalah tapjacking.
Apa itu Tapjacking?
Tapjacking merupakan tindakan yang mengelabui pengguna agar mengklik kontrol tertentu, sehingga tanpa sadar memberikan akses pada aplikasi pihak ketiga untuk mengakses handphone kita. Serangan ini mirip dengan clickjacking, namun terjadi pada perangkat mobile.
Cara Kerja Tapjacking
Penyerang akan mengarahkan pengguna untuk melakukan tap sesuai pola yang diinginkan penyerang. Modus ini dapat terjadi melalui fitur multimedia yang dimiliki Android, dan juga mungkin terjadi pada sistem operasi lain dengan modus yang sama.
Modus Operandi
– Pola serangan yang sama dengan clickjacking.
– Serangan tapjacking sering terjadi melalui aplikasi permainan.
– Dapat juga terjadi lewat iklan yang muncul melalui aplikasi.
– Tujuan utama serangan ini adalah untuk meretas ponsel pengguna.
Tips Menghindari Tapjacking
1. Hindari Menginstal Aplikasi Sembarangan
Selalu periksa ulasan dan rating aplikasi sebelum menginstalnya. Pastikan aplikasi tersebut berasal dari sumber yang terpercaya.
2. Hindari Klik Pada Pop-Up Iklan
Jangan sembarangan mengklik pop-up iklan yang muncul di ponsel, karena bisa jadi itu adalah jebakan tapjacking.
3. Gunakan Antivirus
Pasang aplikasi antivirus terpercaya di ponsel untuk mendeteksi dan mencegah aplikasi berbahaya yang mencoba mengakses perangkat Anda.
Dengan mengetahui apa itu tapjacking dan bagaimana cara kerjanya, kita bisa lebih waspada dan melindungi ponsel dari serangan yang tidak diinginkan. Selalu berhati-hati dalam menginstal aplikasi dan klik iklan yang muncul di layar ponsel Anda. [fyi/aje]






