Makkah (beritajatim.com) – Bagaimana kondisi Tanah Suci Makkah, Arab Saudi menjelang musim haji tahun 2022 ini? Dipastikan akan berbeda dengan realitas dua tahun sebelumnya (2020 dan 2021), di mana otoritas Saudi mengeluarkan kebijakan haji terbatas. Khusus hanya warga Saudi dan negara lain yang jumlahnya sangat dibatasi.
Mengutip Kemenag.go.id, menjelang musim haji tahun ini, kondisi pengamanan di sekitar Ka’bah Masjidil Haram terlihat ketat. Termasuk di titik Hajar Aswad: lokasi yang sangat diidamkan dan didambakan umat Islam yang sedang umrah dan haji untuk menjalankan ritual tertentu dan mencium Hajar Aswad.
Realitas sekarang, sejumlah Askar atau tentara penjaga 24 jam penuh menjaga salah satu sudut Kabah ini agar tidak tersentuh jamaah. Misalnya, pada Kamis (2/6/2022) saat sejumlah wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Kemenag RI, sedang menunaikan umrah. Seluruh bagian Ka’bah tak bisa dipegang jemaah, karena diberi pembatas berikut para Askar yang siaga berjaga selama 24 jam penuh.
Policy pembatasan akses itu sebenarnya berlangsung sejak munculnya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu. Dan hingga sekarang pembatasan akses di sekitar Ka’bah diberlakukan otoritas Saudi. Saat awal Covid-19, policy tersebut bertujuan mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.
Di kawasan Hijir Ismail situasinya juga tak berbeda jauh dengan titik sekitar Hajar Aswad. Semuanya tertutup. Sejumlah jemaah yang menjalankan tawaf tampak memahami kebijakan pemerintah Saudi ini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”haji-2022″]
Mereka tidak berani merangsek demi bisa mencium Hajar Aswad. Sebagian lain hanya berupaya mendekat untuk sekadar melihat lebih jelas. Beberapa jemaah yang dinilai terlalu lama berada di dekat Hajar Aswad kemudian diminta Askar untuk jalan dan menjalankan ritual ibadahnya secara seksama.
Dan policy larangan mencium Hajar Aswad ini kemungkinan besar tetap diberlakukan pada musim haji ini. Karena itu, jemaah calon haji Indonesia diimbau tidak memaksakan diri mendekat atau bahkan menciumnya. Jelang puncak haji, kondisi di Masjidil Haram dipastikan sesak dan dipenuhi ratusan ribu, bahkan jutaan jemaah calon haji dari seluruh dunia.
Pada musim haji tahun 2022, pemerintah Saudi pertama kalinya membuka pelaksanaan haji dengan kuota jemaah cukup banyak, yakni 1 juta orang dari kondisi normal sebanyak 3 juta orang.
“Mencium atau menyentuh Hajar Aswad itu sunnah, jadi jangan sampai dipaksakan,” ujar Kepala Seksi Petugas dan Keamanan Jamaah Daker Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Maskat. [air/kemenag.go.id]






