Sampang (beritajatim.com) – Infrastruktur di pesisir pantai Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, semakin memprihatinkan. Padahal, infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan untuk tambatan kapal nelayan setempat.
Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sampang, Wahyu Prihartono saat dikonfirmasi mengakui keberadaan tambatan perahu yang berada di sisi barat sungai di Desa Tamberu Timur berada di area teritorial Kabupaten Sampang di bawah kewenangan Provinsi Jawa Timur.
“Terkait dengan kerusakan infrastruktur khususnya tambatan kapal yang ada di Desa Tamberu beberapa waktu lalu sudah kami tinjau dengan bapak wakil Bupati Sampang,” kata Wahyu, Senin (24/7/2023).
Lanjut Wahyu, pihaknya sudah mengusulkan anggaran perbaikan infrastruktur di pesisir pantai Desa Tamberu Timur ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Kami tidak hanya mengusulkan infrastruktur tambatan perahu untuk keperluan nelayan, melainkan juga ada pembangunan breakwater sebagai perlindungan perahu-perahu milik nelayan,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Cara Nelayan Lampon Banyuwangi Syukuri Nikmat Sang Pencipta
Terpisah, menurut Umar salah satu nelayan setempat yang merupakan kawasan pantura Sampang menjelaskan, bahwa kerusakan infraatruktur di desanya sudah berlangsung selama belasan tahun. Oleh sebab itu, besar harapan warga agar infrastruktur yang dibutuhkan oleh nelayan tersebut segera dilakukan perbaikan.
“Harapan kami tidak hanya ditinjau dan diusulkan, tetapi segera dilakukan perbaikan, karena memang sangat dibutuhkan apalagi di pertengahan tahun ini cuaca sangat ekstrim. Selain itu ombak yang besar bisa merusak kapal nelayan,” tandasnya. [sar/but]






