Lumajang (beritajatim.com) – Universitas Jember (Unej) menarik semua mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kebijakan ini diambil pihak kampus setelah terjadi teror pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025.
Sebelumnya, kasus pencurian pertama terjadi di kantor Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang pada, Rabu (6/8/2025) dini hari. Dua unit sepeda motor milik mahasiswa Unej dan UIN KHAS Jember hilang dicuri.
Selanjutnya, curanmor kembali terjadi pada Jumat (8/8/2025). Kali ini menimpa dua mahasiswa Unej yang sedang melaksanakan KKN di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.
Saat kejadian, sebanyak 13 mahasiswa KKN Unej menempati rumah kepala Desa Tempeh Tengah sebagai posko KKN.
Imbas kejadian ini, Unej memutuskan untuk menarik 1.070 mahasiswanya yang diterjunkan di 102 desa di daerah Lumajang dalam program KKN Kolaboratif.
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unej Ali Badrudin mengatakan, keputusan ini diambil menyusul telah terjadinya pencurian kendaraan bermotor milik mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025.
Selain itu, diakui, kebijakan ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman dan bentuk perlindungan kepada mahasiswa.
Paling lambat, rencana penarikan secara resmi seluruh mahasiswa KKN Unej di Lumajang diakui bakal dilakukan hari ini.
“Ini kami berencana menarik mahasiswa Unej mulai hari ini, penarikan ini hanya untuk lokasi Lumajang, sementara di kota lain tetap berjalan sesuai jadwal,” terang Ali Badrudin.
Menurutnya, kasus kehilangan kendaraan yang menimpa mahasiswa KKN di Lumajang bukan kejadian kebetulan tanpa kesengajaan.
Sebab, mahasiswa yang melakukan KKN sudah menempatkan lokasi kendaraan pada tempat yang aman.
“Jadi ini adik-adik mahasiswa sudah jaga-jaga dan menempatkan kendaraan di tempat aman, tapi masih saja hilang, bukan karena faktor kelalaian. Untuk itu kami sepakat untuk menarik semua mahasiswa KKN di Lumajang,” ungkapnya. [has/ian]






