Surabaya (beritajatim.com) – Di laga pertama melawan Ekuador, Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1 pada penyisihan Grup A Piala Dunia U17, Jumat (10/11/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sempat unggul melalui gol Arkhan Kaka menit 22, Ekuador bisa menyamakan kedudukan lewat gol Allen Obando menit 28.
Awal babak kedua, pertahanan Indonesia terus ditekan. Namun, pertahahan Timnas Garuda masih tampil kokoh. Ekuador mendapat peluang menit 53 melalui tendangan Michael Bermudez, beruntung hanya mendarat tipis di kanan gawang Timnas Indonesia.
Semenit setelahnya, Michael Bermudez mengancam. Untungnya namun hanya mendarat di sisi kiri gawang Indonesia. Kiper Indonesia terus mendapat ujian dengan serangan bertubi-tubi, termasuk menepis peluang emas Ekuador menit 64.
Setelahnya, Indonesia memasukkan dua pemain baru pada menit 66 yakni Hanif Ramadhan menggantikan Figo Dennis dan Nabil Asyura menggantikan Jehan Pahlevi yang mengalami cedera. Masuknya sejumlah pemain baru tidak memberi dampak pada permainan. Indonesia masih terus bermain di bawah tekanan.
Memanfaatkan skema serangan balik, Indonesia mendapat peluang menit 74 melalui tendangan Hanif Ramdhan, namun menyamping di sisi kiri gawang Ekuador. Akhir laga, Indonesia terus bermain di bawah tekanan lawan. Meski terus dibombardir, pertahanan Indonesia kokoh, berhasil mempertahankan kedudukan imbang 1-1.
Bima Sakti, Pelatih Timnas Indonesia U17 mengatakan jika hasil imbang ini patut disyukuri, dan ini adalah kerja keras pemain. “Ini kerja keras pemain, memang terasa berat. Semoga dua hari kita istirahat, bisa menjadi evaluasi tim dan memperbaiki kondisi pemain,” ungkapnya. Selanjutnya Indonesia akan berhadapan dengan Panama, senin (13/11/2023). (way/kun)
BACA JUGA: Penonton Piala Dunia U17 Keluhkan Mahalnya Harga Makanan






