Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 38 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengikuti program Kampus Mengajar 2023 oleh Kemendikbudristek RI.
“Ini bukti nyata mahasiswa Unusa kompeten dan semangat untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dasar di Indonesia,” ujar Umdatus Soleha, Direktur Akademik Kemahasiswaan dan Perpustakaan Unusa, ditulis Sabtu (19/8/2023).
Menurutnya, selain bermanfaat bagi mahasiswa, program ini juga memiliki manfaat bagi siswa di sekolah-sekolah yang akan menerima pengajaran dari mahasiswa Unusa.
Baca Juga: Direktur PT Cahaya Pagi Berlian Ajak Karyawan Berlomba
“Melalui program ini mahasiswa bisa membaktikan ilmu, keterampilan, serta menginspirasi para murid sekolah dasar untuk memperluas cita-cita dan wawasan mereka,” tuturnya.
Salah satu mahasiswa yang berhasil lolos, Aina Nuriza dari Prodi S1 PGSD mengungkapkan antusiasmenya untuk ikut berpartisipasi dalam program ini. Nantinya ia akan berkontribusi di SD Al-Huda Surabaya.
Ia percaya, pendidikan berperan penting menciptakan generasi muda yang lebih berkualitas. Ia pun berharap dapat berontribusi positif dalam pembelajaran siswa di sekolah nantinya. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa menjadi bagian dari program Kampus Mengajar ini,” katanya.
Baca Juga: Wali Kota Kediri Jadi Orang yang Pertama Melintasi Jembatan Alun-Alun Bandar
Lolosnya 38 mahasiswa dalam program ini kian mengukuhkan Unusa sebagai kampus yang berkomitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berdaya saing.
Lewat program Kampus Mengajar, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah-daerah yang membutuhkan.
Nantinya, mahasiswa yang lolos akan ditempatkan di sejumlah sekolah terakreditasi C di sekitar Surabaya dan Gresik, serta berada dalam rentang 3T (Daerah tertinggal, terdepan, terluar). [ipl/ian]






