SURABAYA (beritajatim.com)– Gejolak pasar keuangan Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026, membuat pergerakan harga emas kembali menjadi perhatian masyarakat. Ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk hingga lebih dari 11 persen, harga emas batangan justru menunjukkan pergerakan yang perlu dicermati investor maupun warga yang berencana membeli logam mulia.
Berdasarkan data harga Galeri24 yang diperbarui pada Jumat (16/10/2026), emas Antam ukuran 1 gram yang dipasarkan melalui Pegadaian dibanderol Rp2.600.000. Sementara itu, emas UBS dijual Rp2.533.000 per gram dan Galeri24 Rp2.509.000 per gram.
Harga tersebut menjadi acuan bagi pembeli di berbagai daerah, termasuk Surabaya. Namun, harga transaksi di gerai setempat dapat berbeda sesuai penyedia, ketersediaan produk, serta ketentuan penjualan yang berlaku.
Di sisi lain, tekanan hebat melanda pasar saham Indonesia. Reuters melaporkan IHSG merosot lebih dari 11 persen pada Jumat (16/10/2026), menjadi penurunan harian terdalam sejak Januari 1998. Bursa Efek Indonesia bahkan sempat menghentikan sementara perdagangan setelah indeks anjlok lebih dari 8 persen pada awal sesi.
Tekanan tersebut berkaitan dengan keputusan penyedia indeks global MSCI yang menyatakan Indonesia tidak lagi memenuhi klasifikasi pasar berkembang dan berencana mengubah statusnya menjadi pasar tersendiri. Perubahan klasifikasi ini memunculkan kekhawatiran terhadap potensi keluarnya dana investor yang mengikuti indeks MSCI.
Situasi itu membuat investor kembali memperhatikan emas sebagai salah satu alternatif diversifikasi aset. Meski demikian, penurunan IHSG tidak otomatis membuat harga emas naik karena harga logam mulia juga dipengaruhi harga emas dunia, nilai tukar rupiah, suku bunga, dan permintaan pasar.
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Jumat 16 Oktober 2026
Harga emas yang dipasarkan melalui Galeri24 memperlihatkan perbedaan harga di antara merek logam mulia. Untuk pecahan kecil, harga pembelian per gram cenderung lebih tinggi dibandingkan pecahan besar jika dihitung berdasarkan beratnya.
Emas Antam ukuran 0,5 gram dijual Rp1.351.000. Untuk ukuran 1 gram, harganya Rp2.600.000, sedangkan pecahan 2 gram dibanderol Rp5.138.000.
Emas Antam ukuran 3 gram dijual Rp7.682.000 dan ukuran 5 gram mencapai Rp12.769.000. Adapun pecahan 10 gram dibanderol Rp25.482.000.
Untuk ukuran lebih besar, harga emas Antam 25 gram tercatat Rp63.577.000, ukuran 50 gram Rp127.073.000, dan ukuran 100 gram mencapai Rp254.067.000.
Sementara itu, emas UBS ukuran 0,5 gram dijual Rp1.370.000. Pecahan 1 gram dibanderol Rp2.533.000, ukuran 2 gram Rp5.027.000, dan ukuran 5 gram Rp12.422.000.
Harga emas UBS ukuran 10 gram tercatat Rp24.713.000. Untuk pecahan 25 gram, harganya Rp61.662.000, sedangkan ukuran 50 gram mencapai Rp123.071.000 dan 100 gram Rp246.045.000.
Adapun emas Galeri24 ukuran 0,5 gram dijual Rp1.316.000. Pecahan 1 gram dibanderol Rp2.509.000, ukuran 2 gram Rp4.958.000, ukuran 5 gram Rp12.302.000, dan ukuran 10 gram Rp24.538.000.
Untuk pecahan lebih besar, emas Galeri24 ukuran 25 gram dijual Rp61.015.000, ukuran 50 gram Rp121.932.000, dan ukuran 100 gram Rp243.744.000.
Data tersebut merupakan harga jual yang tercantum dalam daftar Galeri24 pada Jumat (16/10/2026), bukan jaminan harga yang berlaku di setiap toko emas di Surabaya. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Harga Buyback Emas Juga Perlu Diperhatikan
Selain harga pembelian, masyarakat yang berinvestasi emas perlu mencermati harga buyback atau harga pembelian kembali oleh penyedia.
Untuk emas Galeri24 ukuran 1 gram, harga buyback tercatat Rp2.362.000. Sementara itu, harga buyback emas Antam dan UBS ukuran 1 gram melalui layanan yang sama masing-masing Rp2.337.000.
Dengan demikian, selisih antara harga beli dan harga buyback mencapai Rp147.000 per gram untuk Galeri24. Pada emas Antam, selisihnya Rp263.000 per gram, sedangkan pada UBS mencapai Rp196.000 per gram.
Selisih tersebut menunjukkan bahwa keuntungan investasi tidak bisa dihitung hanya dengan melihat perubahan harga jual emas. Investor juga harus memperhitungkan harga ketika menjual kembali, biaya transaksi jika ada, serta jangka waktu kepemilikan.
Harga buyback yang tercantum juga mengikuti ketentuan penyedia dan tidak selalu sama dengan harga yang ditawarkan toko emas lain.
Bagaimana dengan Harga Emas Perhiasan di Surabaya?
Selain emas batangan, masyarakat Surabaya juga mengenal emas perhiasan dengan beragam kadar, mulai dari 24 karat hingga kadar yang lebih rendah, seperti 22, 18, dan 14 karat.
Sebagai pembanding, data harga emas Surabaya yang dipublikasikan Pintu News pada Kamis, 15 Oktober 2026, mencatat harga indikatif emas 24 karat sekitar Rp2.403.151 per gram. Emas 22 karat atau kadar 91,6 persen tercatat sekitar Rp2.201.287 per gram, sedangkan emas berkadar 70 persen sekitar Rp1.802.364 per gram.
Untuk emas berkadar 60 persen, harga indikatifnya Rp1.405.844 per gram, sementara kadar 50 persen sekitar Rp1.201.576 per gram.
Angka tersebut merupakan acuan yang dipublikasikan sehari sebelumnya, bukan harga toko perhiasan yang telah terverifikasi untuk Jumat (16/10/2026). Harga aktual perhiasan dapat berbeda karena kadar, berat, ongkos pembuatan, desain, merek, serta kebijakan masing-masing pedagang.
Pembeli juga perlu membedakan harga perhiasan baru dengan harga ketika perhiasan dijual kembali. Ongkos pembuatan yang dibayarkan saat membeli belum tentu diperhitungkan dalam nilai buyback.
IHSG Tertekan, Apakah Sekarang Waktu yang Tepat Membeli Emas?
Anjloknya IHSG menjadi pengingat bahwa investasi saham memiliki risiko perubahan harga yang tajam. Namun, kondisi tersebut tidak berarti seluruh investor harus langsung memindahkan dananya ke emas.
Emas dapat berperan sebagai salah satu instrumen diversifikasi, terutama bagi masyarakat yang ingin membagi risiko ke beberapa jenis aset. Akan tetapi, harga emas juga dapat turun dan tidak memberikan keuntungan yang pasti dalam jangka pendek.
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi salah satu faktor penting. Pelemahan rupiah dapat meningkatkan harga emas dalam mata uang domestik apabila faktor lainnya relatif sama. Sebaliknya, perubahan harga emas internasional dapat menekan harga domestik.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas di Surabaya, membandingkan harga jual, buyback, dan biaya tambahan menjadi langkah penting sebelum bertransaksi. Pembelian bertahap juga dapat dipertimbangkan sesuai kemampuan keuangan, tanpa menggunakan dana kebutuhan sehari-hari atau dana darurat.
Di tengah gejolak pasar saham pada Jumat ini, keputusan investasi sebaiknya tetap mempertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu kepemilikan, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan menanggung risiko. [aje]






