Pasuruan (beritajatim.com) – Ibu dan anak laki-lakinya di Kota Pasuruan meninggal usai dirampok. Identitas mereka terkuak, yaitu Rosidah dan Ahmad Fauzi.
Kedua korban tersebut meninggal dunia setelah dianiaya oleh pelaku yang berusaha merampim rumahnya di Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan sekitar pukul 09.30 WIB.
“Kami terima laporan awal adanya kejadian pencurian dengan pemberatan dan penganiayaan berat. Akibatnya dua orang menjadi korban hingga meninggal dunia,” kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aiptu Junaidi, Sabtu (30/12/2023).
Junaedi juga mengatakan setelah mendapat laporan tersebut, petugas langsung mendatangi TKP. Kemudian langsung melakukan pengamanan dengan memasang police line di sekitar lokasi kejadian.
Saat melakukan pemeriksaan dirumah korban pihak kepolisian sudah menemukan terduga pelaku berinisial MS yang tergeletak. MS tergeletak di bagian ruang tengah dengan keadaan luka dibagian kepala dengan tangan diikat.
Sementara itu dua korban yang meninggal dunia berada di lokasi yang berbeda. Korban Rosidah tergeletak di lantai bawah dalam toko depan rumah dengan leher terikat selendang. Sementara anaknya Ahmad Fauzi berada di kamar belakang dengan keadaan tangan dan kaki terikat.
“Petugas langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke RS Soedarsono untuk mendapat perawatan. Korban juga langsung dibawa untuk dilakukan otopsi,” tutupnya. [ada/beq]






