Surabaya (beritajatim.com) – Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Jawa Timur menggelar acara tahunan Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI) 2024 di Surabaya.
Acara yang pertama kali diadakan di Surabaya ini, menjadi angin segar bagi para siswa SMA khususnya kelas 3 yang berkeinginan melanjutkan studi ke Taiwan.
THEFI 2024 menjadi wadah bagi para siswa untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai informasi mengenai 39 Universitas yang ditampilkan.
Melalui acara ini, ICATI ingin memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan tinggi di Taiwan, termasuk keunggulan yang ditawarkan oleh masing masing Universitas.
Lanny, Sekretaris ICATI Jawa Timur menjelaskan bahwa target utama acara ini adalah siswa kelas 3 SMA yang memiliki minat melanjutkan studi ke Taiwan.
“Acara THEFI ini membantu mereka mempromosikan Universitas Universitas supaya lebih mengenal Taiwan,” ujar Lanny.
Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan THEFI 2024. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Taiwan dalam bidang pendidikan.
Salah satu tujuan utama dari penyelenggaraan THEFI 2024 adalah memfasilitasi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dari Taiwan ke Indonesia.
Dengan semakin banyaknya mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke Taiwan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Henry, Ketua ICATI Jawa Timur menyampaikan bahwa dengan diadakannya acara ini, diharapkan mampu menghasilkan banyak putra putri bangsa yang lebih berkualitas. “Bisa ada transfer ilmu dari Taiwan kepada putra putri bangsa kita,” ujarnya, Kamis (8/8/2024).
Dipilihnya Surabaya sebagai lokasi pameran bukan tanpa alasan. Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki potensi besar dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

ICATI pusat melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat Surabaya terhadap pendidikan di Taiwan, yang menawarkan biaya pendidikan yang relatif terjangkau dibanding dengan negara tujuan studi lainnya.
“ICATI Jatim tidak ada target harus dapat mengirim berapa mahasiswa karena ini sifatnya kita sebagai penyedia informasi,” tutur Henry.
Henry menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global untuk menuju Indonesia emas.
“Indonesia emas 2045, kita harus benar benar menyiapkan generasi muda yang benar benar mapan dan hebat, jadi tidak dari slogan saja Indonesia emas, tapi kita benar benar mempersiapkannya,” tegasnya.
Pameran pendidikan ini menghadirkan 39 universitas dari Taiwan yang menampilkan berbagai program studi. Pengunjung dapat memperoleh informasi lengkap mengenai biaya kuliah, fasilitas kampus, beasiswa yang tersedia, serta kehidupan mahasiswa di Taiwan.
Selain mendapat informasi, pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas menarik dengan mengumpulkan stempel dari berbagai booth untuk berkesempatan mendapatkan voucher atau goodie bag menarik.
Salah satu keunggulan pameran ini adalah adanya kesempatan bagi pengunjung untuk bertanya secara langsung kepada perwakilan universitas terkait dengan program studi yang diminati. Hal ini tentu membantu para calon mahasiswa menentukan universitas yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. (ted)






