Madiun (beritajatim.com) – Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 (1 Juli 1946-1 Juli 2022) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), beriringan dengan meredanya Pandemi Covid-19.
Pandemi telah berjalan selama dua tahun lebih dan cukup memporakporandakan ekonomi masyarakat. Bahkan, turut berdampak bagi turunnya moral masyarakat sehingga kejahatan bermunculan hanya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi yang sesaat.
Menurut KH Mas Sulthon dengan mulai meredanya Pandemi Covid-19, serta dalam nuansa HUT Polri ke-76, sangat penting bagi Polri dan masyarakat untuk memperkuat dan memaksimalkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
[berita-terkait number=”5″ tag=”HUT-Bhayangkara”]
“Dengan menjaga kamtibmas bersama-sama akan mempercepat pemulihan ekonomi. Sekaligus, memperkuat moril dan mental masyarakat utamanya terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) yang berjumlah jutaan secara nasional. UMKM inilah yang mayoritas menopang ekonomi rakyat,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Ton itu.
Pria yang juga memiliki ponpes di Dagangan, Madiun itu mengatakan, saat mulai meredanya Pandemi Covid, pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) harus mendapat jaminan keamanan dalam menjalankan usahanya. Peran Polri dibutuhkan untuk memperkuat kamtibmas. “Tentunya dibantu dengan jajaran terkait serta masyarakat,” ungkap pria yang banyak membantu ribuan anak yatim di berbagai daerah.
Gus Ton mengharap, di Hari Bhayangkara, Polri bisa memaksimalkan Kamtibmas. Selain itu, bisa benar-benar menjadi Bhayangkara untuk negara dan bangsa kesatuan Republik Indonesia.
“Ini merupakan nilai-nilai perjuangan yang pernah pula dilakukan pada saat awal Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, yang juga menjadi bagian sejarah kelahiran Polri pada 1 Juli,” pungkasnya. (fiq/kun)






