Hukum & Kriminal

Wanita Surabaya Jadi Korban Perampasan di Dekat Balai Kota

foto/ilustrasi jambret

Surabaya (beritajatim.com) – Tergolong nekat. Begitulah ungkapan yang pantas untuk Agus Surip Santoso (38) warga Asem Jajar, Surabaya. Bagaimana tidak, Agus melakukan perampasan di sebelah kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Sabtu (15/8/2020) pagi. Padahal kawasan tersbut juga berada di sebelah gedung Balai Kota.

Agus mengamati seorang gadis yang sedang berolahraga sendirian. Saat itu Dhesa Eustacia warga Rangkah sedang lari pagi. Karena membawa barang berharga, pelaku pun tergiur untuk merampasnya. “Pelaku memilih sasaran yang sedang berolahraga atau jalan santai di sekitaran pemkot pada pagi hari,” jelas Iptu Arief Rizky saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (28/8/2020).

Pelaku kemudian memepet korban, pada saat korban lengah, pelaku mengambil paksa kalung emas milik korban. Selain nekat melakukan tindak kriminal di wilayah perkantoran Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pelaku juga sendiri saat beraksi.

Berdasarkan laporan korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya petugas menemukan titik terang yang mengarah ke pelaku. Tanpa menunggu waktu lama, petugas pun melakukan pengembangan dan memperoleh identitas pelaku. Selanjutnya, polisi menangkap Agus di rumahnya. Dia dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun.

“Sesuai hasil interograsi, pelaku juga pernah melakukan perampasan di tempat lain. Di antaranya Wijaya Kusuma, Pacar depan GKA, Jalan Slamet dan BKR Pelajar. Kita masih kembangkan untuk mengungkap jaringan lain yang bertugas sebagai penadah,” pungkasnya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar