Kediri (beritajatim.com) – Polsek Kepung melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan vandalisme dan pencurian di tempat wisata Gua Jegles di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.
Kapolsek Kepung Iptu Sarwo Edi mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP, petugas menemukan ada sejumlah barang yang hilang di tempat wisata Gua Jegles Kediri.
Barang-barang yang diduga dicuri berupa 1 molen, dua alcon, dua kompresor, dua mesin pencukur rumput dan enam bak mandi. Untuk fasilitas yang dirusak dan dilakukan vandalisme berupa gazebo, spot tempat foto dan corat coret kamar mandi.
“Kita masih melakukan penyelidikan dan kebenaran atas kejadian tersebut,”kata Kapolsek Kepung Iptu Sarwo Edi, Jumat (3/3/2023).
Kapolsek menyampaikan, peristiwa pencurian itu pengrusakan diduga dipicu pada saat adanya pemilihan Kepala Desa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kediri”]
Terbaru, menjelang pelantikan Kepala Desa terjadi adanya pengerusakan dan coret-coretan di dinding kamar mandi.
Ia mendapatkan informasi adanya pencurian terkait barang dan pengerusakan di wisata Gua Jegles.
“Yang terbaru kita mendapatkan informasi ada pengerusakan dan coret-coretan di dinding kamar mandi tempat wisata,”ucap Iptu Sarwo Edi.
Sarwo Edi mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari kebenarannya.
“Tentunya kita akan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap motif kasus tersebut,”ucap Kapolsek.
Sementara, Kepala Desa Keling Rofi’i Lukman menuturkan kejadian tersebut kini tengah ramai lantaran menjelang pelantikan 57 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kediri yang terpilih saat Pilkades pada bulan 9 Desember 2022 lalu.
“Kita sudah merintis membangun tempat wisata Gua Jegles berjalan kurang lebih tiga tahun. Tentunya kami sesalkan perbuatan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,”tutur Rofi’i Lukman, Jumat (3/3/2023).
Atas kejadian tersebut pihaknya sudah melaporkan ke Polsek Kepung atas nama kepala desa dari hasil keluh kesah Pokdarwis. Selain itu, ia juga membawa bukti-bukti berupa dokumen foto atas pengrusakan dan sebagaiannya termasuk barang hilang di wisata.
Lebih lanjut Rofi’i mengungkapkan, beberapa barang yang hilang di wisata Gua Jegles seperti molen, alcon, mesin rumput, kompresor.
Sedangkan fasilitas yang dirusak adalah kamar mandi, spot foot, gazebo, tembok dicoret-coret serta ada buang hajat di lantai.
Selain itu, ia menduga pelakunya lebih dari satu orang.
“Diduga pelakunya lebih dari satu orang karena saya lihat di lokasi ada jejak kaki mungkin seperti dari kalangan pemuda dan bukan dari anak-anak atau orang tua,” ungkapnya. [nm/but]






