Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Tilap Dana PKH, Petugas Pendamping dan Istri Kades di Bangkalan Rugikan Negara Rp2 M

Bangkalan (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangkalan, mengamankan tersangka penyalahgunaan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kelbung, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Kasus ini berpotensi menimbulkan kerugian negara mencapai Rp2 miliar.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bangkalan, Dedi Frangky mengatakan, dua orang tersebut yaitu NZ selaku salah satu petugas pendamping PKH serta istri Kepala Desa Kelbung berinisial SU.

Dedi mengatakan, modus yang dilakukan yakni dengan mengambil kartu PKH milik 300 warga. Keduanya kemudian mencairkan dana di kartu tersebut dan digunakan untuk kebutuhan pribadi.

“Jadi dari kejadian tersebut, kerugian sementara mencapai Rp2 miliar yang diambil pelaku dari 300 penerima PKH,” kata Dedi, Rabu (29/6/2022).

Aksi ini dijalankan antara 2017 hingga 2021. Dana yang dicairkan dibagi hanya untuk dua tersangka tersebut.

“Sebagian kartu PKH dipegang pendamping dan sebagian lagi dipegang oleh istri kades itu,” ungkapnya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, dua pelaku diperiksa sebagai saksi sebanyak tiga kali. Pemeriksaan dijalankan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana PKH tersebut.

“Tiga kali kita panggil lalu saat ini kami lakukan penahanan dan tetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya.

Setelah mengamankan dua pelaku, Kejari Bangkalan melakukan pengembangan kasus untuk melacak keterlibatan pelaku lain. [sar/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar