Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Tersangka Kasus BOP 2020 Pasuruan Tertangkap, Dia Ahli Manipulasi Proposal dan SPJ

Pasuruan (beritajatim.com) – Tersangka kasus penggelapan uang di Kabupaten Pasuruan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2020, telah tertangkap. Penangkapan sembilan tersangka ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Kamis (18/03/2022).

Dari sembilan tersangka, dua tersangka di antaranya menjadi tersangka dari dua wilayah. Dua tersangka itu di antaranya yakni Nurdin dan Rinawan Herasmawanto.

Sebelumnya kedua tersangka tersebut sudah divonis di Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Sidoarjo. Saat ini mereka dijerat dengan hukuman 3 tahun penjara.

Keduanya melakukan penarikan uang di beberapa pondok pesantren, madin, dan TPQ di Kota dan Kabupaten Pasuruan. Total dari penarikan yang dilakukan di Kota dan Kabupaten Pasuruan ini terdapat 2.900 ponpes, madin, dan TPQ.

“Tersangka ini merupakan ahlinya membuat proposal dan manipulasi SPJ. Mereka berkeliling ke pondok pesantren, madin, dan TPQ di seluruh Kota dan Kabupaten Pasuruan. Totalnya ada 2900 lebih,” ujar Kasi Intel Jemmy Sandra.

Jemmy juga mengatakan terdapat kerugian negara sebesar Rp 3,1 miliar. Kesembilan tersangka tersebut menarik kurang lebih Rp 1 juta hingga Rp 10 juta dari setiap ponpes, madin, dan TPQ di Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Saat ini kesembilan tersangka berada didalam jeruji besi Bangil, Kabupaten Pasuruan. Penahanan ini akan dilakukan selama 20 hari ke depan guna meminimalisir penghilangan atau kerusakan barang bukti.

“Kerugian negara sampai Rp 3,1 miliar. Saat ini kesembilan tersangka ditahan di rutan Bangil selama 20 hari ke depan,” sambung Jemmy.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar