Hukum & Kriminal

Terlibat Pemukulan Warga, Anggota DPRD Jember Terancam PAW

Salah satu oknum anggota DPRD Jember, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi karena memukul warga (Foto: istimewa)

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, melayangkan surat peringatan keras pertama kepada Imron Baihaqi, legislator DPRD setempat yang terlibat kasus pemukulan warga.

Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq mengatakan, persoalan ini menjadi perhatian Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PPP Arwani Thomafi. “Kami juga berkomunikasi dengan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jawa Timur (Musyafa’ Noer),” katanya, Selasa (2/2/2021).

Imron, yang juga Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah Jember itu, dilaporkan memukul Ketua RT 04 RW 13 Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Dodik Wahyu Rianto, Minggu (31/1/2021). Dia tidak terima ditegur Dodik, karena mengendarai mobil dengan kecepatan yang membahayakan keselamatan saat memasuki Perumahan Bernandy Land Cluster Gardenia. Kasus pemukulan tersebut berlanjut ke polisi.

“Kami mengeluarkan Surat Peringatan I merupakan tahapan yang harus kami lalui, sambil melihat perkembangan proses hukum lebih lanjut. Jika memang persoalan ini berlanjut, dan kemudian Saudara Imron Baihaqi dinyatakan bersalah secara hukum, maka tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan proses pergantian antar waktu (PAW) kepada yang bersangkutan. Jika proses hukum ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap,” kata Madini.

Namun, Madini berharap, persoalan ini bisa diselesaikan. “Kita menghormati proses hukum, menghormati penegakan hukum. Tapi kita tidak memungkiri asas kekeluargaan tetap kita hormati. Karena itu mudah-mudahan solusi yang terbaik yang bisa diambil,” katanya.

Imron sendiri sejak peristiwa tersebut tidak mau memberikan pernyataan kepada wartawan terkait peristiwa dugaan pemukulan tersebut. Dia sempat berjanji akan menghubungi beritajatim.com, Senin (1/2/2021) sore. Namun janji itu tak terealisasi. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar