Hukum & Kriminal

Terlibat Carok, Samsul dan Sukarman Jalani Pemeriksaan di Polres Malang

Samsul, salah satu pelaku ketika tiba di RSUD Kanjuruhan Kepanjen karena luka bacok. (Foto: Brama Yoga/Beritajatim.com)

Malang (beritajatim.com) – Dua dari tiga orang yang terlibat duel maut hingga menewaskan dua orang di Desa Sumbergentong, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Jum’at (29/1/2021) lalu sudah diperbolehkan diperbolehkan pulang dari RSUD Kanjuruhan.

Kedua orang itu atas nama Samsul dan Sukarman. Mereka langsung dibawa ke Satuan Reserse Kriminal Polres Malang untuk menjalani serangkaian pemeriksaan awal.

Sedangkan satu orang yang diduga adalah otak dari insiden carok tersebut, yakni Thoyib, masih dalam tahap penyembuhan di rumah sakit dan belum bisa dibawa pulang. “Ya, dua orang sudah sembuh dan kami bawa ke Polres Malang. Yakni Samsul dan Sukarman,” kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Selasa (2/2/2021).

Kata dia, satu orang atas nama Thoyib belum sembuh. Dikarenakan mengalami luka bacok cukup parah di pergelangan tangan hingga urat nadinya putus. “Selama perawatan Thoyib akan dijaga oleh anggota selama 24 jam. Setiap perkembangan kesehatannya akan terus kami awasi,” tuturnya.

“Sementara Samsul dan Sukarman ketika sampai di Mapolres Malang langsung kami mintai keterangan,” sambung Andaru.

Ia membeberkan dalam aksi carok dua kubu beberapa waktu lalu, menurut Andaru masing-masing dari ketiga orang ini yakni Thoyib Cs diduga memiliki peran masing-masing. “Peran ketiganya inilah yang kini terus didalami oleh polisi,” bebernya.

Sementara itu, nasib lawan duelnya yang tewas dalam insiden itu, yakni Mujiono dan Irwan hingga saat ini masih menjalani otopsi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Polisi juga masih menunggu hasil otopsi kedua korban bapak-anak yang tewas dalam carok. “Hasil otopsinya sampai saat ini belum keluar,” paparnya.

Seperti diketahui, bapak-anak warga Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), tewas bersimbah darah, Jumat (29/1/2021) pagi.

Keduanya meregang nyawa setelah terlibat carok lawan tiga orang. Yakni Mujiono serta Irwan Ashari anaknya. Irwan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Mujiono, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Keduanya sama-sama mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Mereka meninggal karena kehabisan darah. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar