Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Pasuruan Dilempar Bom Bondet, 4 Terluka, Termasuk Kasatreskrim Polres

Pasuruan (beritajatim.com) – Bondet di Pasuruan semakin merajarela. Hal ini dibuktikan dengan beraninya seorang begal yang melempar bondet ke polisi.

Empat anggota polisi Kota Pasuruan terluka akibat ulah begal itu. Dari keempat polisi tersebut, salah satunya yakni Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Bima Sakti. Bima terluka di bagian tangannya, sedangkan tiga lainnya merupakan anggotanya.

Untungnya tak perlu menunggu lama, pelaku begal menggunakan bondet tersebut saat ini sudah berhasil diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

“Dalam proses penangkapan, tersangka sempat melawan empat anggota kita dengan melempar bondet. Satu oramg dioperasi karena ada serpihan bondet yang menancap, ” ungkap Kapolres Pasueuan Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari saat konferensi pers Rabu (26/1/2022).

Jauhari menjelaskan jika begal bernama Hadir (37) itu ditangkap di tempat persembunyiannya di desa Plososari, Grati, Kabupaten Pasuruan pada Senin (24/1/2022). Selain bondet, pelaku juga kerap mengancam korban menggunakan senjata tajam dan pistol korek untuk mencuri motor dan HP.

Tersangka Hadir merupakan DPO dalam kasus pencurian sepeda motor. Hadir juga mengaku jika dia membuat sendiri bondet sebagai senjata untuk melancarkan aksi begal.

“Pelaku sudah jadi DPO kasus pencurian sepeda motor dan HP, tercatat ada 150 TKP. Bondetnya bikin sendiri, buat nakut-nakuti orang” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam pasal berlapis. Yakni pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup.

“Tersangka terjerat pasal curat dan curas. Ancaman maksimal seumur hidup dan minimal 20 tahun penjara, ” pungkasnya. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar