Hukum & Kriminal

Polda Bongkar Investasi Bodong Modus Jual Beli Valas Senilai Rp 15 Miliar

Surabaya (beritajatim.com) – Polda Jatim membongkar investasi bodong dengan modus jual beli valas (mata uang asing). Hal itu berdasarkan laporan polisi nomor LP-B/636/VIII//RES.1.11/2020/UM/SPKT Polda Jatim yang dibuat oleh korban pada tanggal 10 Agustus 2020, lalu.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, satu tersangka berhasil diamankan dalam kasus ini, dia adalah Panji Permana (39) warga Kediri.

“Polda Jawa Timur melakukan pengungkapan terkait laporan masyarakat pada tanggal 10 Agustus 2020, yaitu tentang adanya penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur dalam KUHP,” ujar Truno, Rabu (25/11/2020).

Truno menjelaskan, laporan polisi itu dibuat oleh MFEM, warga Gresik, bersama sekitar 20 korban lainnya. Para korban ini mengaku tertipu dengan ajakan berinvestasi oleh pelaku dalam bentuk Forex. Yakni, jual beli valas atau mata uang asing.

Setiap korban sambung Truno, diminta pelaku menyetor sejumlah uang mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Setiap uang yang disetor, pelaku menjanjikan korban keuntungan sebesar 5 sampai 6 persen.

“Jika diakumulasi dari total uang korban yang disetor, semua mencapai Rp 15 miliar,” lanjut Truno.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Antara lain puluhan dokumen lengkap berupa surat-surat kendaraan, surat perjanjian dan rekening tabungan, serta tiga unit mobil mewah.

Juga, sebuah rumah yang dijadikan pelaku sebagai kantor investasi berlokasi di Perumahan Citra Garden Cluster Green Hill, Sidoarjo, disita polisi.

Meski pelaku telah diamankan, kata Truno, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan mendalam. Karena pihaknya mensinyalir masih banyak pihak yang menjadi korban pelaku.

“Maka (korban) silakan melaporkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu,” tutupnya. [uci/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar