Hukum & Kriminal

Ibu Rumah Tangga di Kediri Digorok

Pertikaian dengan Suami Dipicu Masalah Anak dan Rasa Cemburu

Kediri (beritajatim.com) – Sebelum Endang Widyastuti (47) ditemukan tewas digorok, perempuan asal Dusun Nyawangan, Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri ini sering terlibat cekcok dengan sang suami Ahmad Zaini (50). Pertengkaran diantara mereka ditengarai karena masalah anak.

Menurut Tri Sulistyorini, tetangganya, korban dan suaminya hampir setiap hari bertikai. Pertengkaran diantara keduanya dilatar belakangi karena masalah anak semata wayangnya. “Permasalahan mereka, karena bapak sama anaknya tidak begitu cocok. Anaknya di rumah saudaranya di Kediri, dan ibunya ikut anaknya disana,” kata Tri Sulistyorini yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban, Senin (27/5/2019).

Pasangan suami-istri ini dikaruniai seorang putri bernama Ulva yang duduk di bangku SMA. Sang putri sempat terlibat pertikaian dengan ayahnya. Hingga akhirnya Ulva pergi dari rumah. Dia tinggal di rumah kerabat orang tuanya di Kediri. Kemudian, korban ikut pergi dari rumah.

“Anaknya tidak cocok sama bapaknya. Anaknya jarang pulang. Mungkin suaminya mungkin sakit hati. Mereka kerap adu mulut saja hingga terdengar dari rumah kami,” beber Bu Lis, panggilan sehari-hari Tri Sulistyorini.

Kurang harmonisnya rumah tangga korban juga diakui oleh Sukamto, perangkat Desa Nyawangan. Tetapi, menurut keterangan Sukamto, prahara rumah tangga itu dipicu oleh rasa cemburu sang suami kepada korban.

“Pelakunya suaminya sendiri. Karena sampai sekarang ini, suaminya belum ketemu. Dia lari. Masalah keluarga diantara mereka sudah lama. Keluarganya sudah tidak kondusif. Suaminya cemburu dengan istrinya,” ungkap Bungkek, panggilan akrab Sukamto.

Sementara itu, Polres Kediri sampai saat ini belum memastikan pelaku pembunuhan terhadap korban. Polisi juga belum memintai keterangan suami korban, karena hingga kini keberadaanya belum ditemukan. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar