Surabaya (beritajatim.com) – Dua pelaku yang membobol website Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) salah satunya bekerja sebagai admin website perjudian di Kamboja.
Dia adalah Muhammad Acil alias Mister Cakil (23) asal Legok Tangerang Banten. Mister Cakil mendapatkan upah dari pekerjaannya tersebut sebesar Rp 10 juta per bulan. Sementara Agus Triyadi mendapat keuntungan sebesar Rp 200 ribu dari menjual website yang sudah tertanam sistemnya.
“Per sub domain yang berhasil diretas, AT mendapat bayaran sebesar Rp 200 ribu. Sedangkan, Mister Cakil sebagai admin website judi di Kamboja ini mendapat gaji Rp 10 juta perbulan,” ujar
Wadireskrimsus Polda Jatim AKBP Arman, Rabu (31/5/2023).
Arman mengatakan, Agus Tiyadi ditangkap pada 28 Maret 2023 di kediamannya. Sedangkan, Mister Cakil ditangkap pada 7 Mei 2023 di kediamannya sepulang dari Kamboja. Setelah ditangkap, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolda Jatim untuk diproses lebih lanjut.
Sementara Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Kominfo Jatim, Achmad Fadlil Chusni mengimbau pemilik website harap memperhatikan memprioritaskan keamanan tanpa celah untuk menutup akses hacker melakukan upaya peretasan.
BACA JUGA: Website Pemprov Jatim dan ITS Diretas Jadi Situs Judi
“Waspada terhadap aplikasi. Mungkin pada saat hacker masuk, itu memanfaatkan upload file. Harusnya itu dibatasi, karena paling mudah mereka memanfaatkan celah dan disitu dititipkan yang namanya backdoor,” pungkasnya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 4 unit ponsel, 2 perangkat komputer rakitan dan 2 laptop rakitan. [uci/suf]






