Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Peredaran Pil Koplo di Jember Sentuh Siswa-Siswi SMP

foto/ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Peredaran pil koplo alias obat keras berbahaya (okerbaya) di kalangan pelajar pelajar sekolah menengah pertama di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat kepolisian siaga. Ada 23 siswa dan siswi di salah satu SMP yang awal pekan ini ketahuan berurusan dengan barang haram itu.

Terungkapnya peredaran pil koplo ini berawal dari kecurigaan seorang guru pembimbing terhadap salah satu siswa. “Setelah dicek, didapat pil warna putih,” kata Kepala Unit Reserse dan Kriminalitas Kepolisian Sektor Patrang Inspektur Satu Joko Sudigdo.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pil koplo berasal dari salah satu siswi. Ada 16 butir pil yang diserahkan para pelajar itu kepada polisi. “Dari pengakuan siswi, dia baru kemarin membawa. Tapi ada beberapa siswa memgaku pernah mengonsumsi di luar sekolah,” kata Joko.

Berdasarkan pengakuan para siswa itu, ada satu orang pelajar yang menyuruh untuk mengedarkan pil tersebut. “Siswi itu mengambil pil punya kakak di rumahnya di Kelurahan Tegal Gede. Jadi hanya ada satu siswi yang dibagikan kepada teman-temannya. Setelah mengamankan 16 butir dari siswa-siswi, kami melakukan pengembangan ke rumah pelaku dan mengamankan 72 butir pil,” kata Joko. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar