Hukum & Kriminal

Pakde Karwo Pastikan Hibah Sesuai Prosedur

Jakarta (beritajatim.com) – Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pakde Karwo, sapaan Soekarwo, mengaku menjelaskan prosedur pemberian hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

“Yang disampaikan itu prosedurnya, aturan perundangannya, dan aturan yang berlaku seperti apa,” kata Pakde Karwo di kantor KPK, Rabu (28/8/2019) malam.

Dia juga mengatakan, ada aturan perundangannya baik itu dari pusat, aturan perencanaan lewat Bappenas musrembang, dan kemudian ditindaklanjuti proses permohonan seperti itu lewat Pergub 13 tahun 2011. “Sudah rinci saya sampaikan prosedurnya seperti itu,” katanya.

Dia juga memastikan pemberian hibah ke Pemerintah Kabupaten Tulungagung sudah sesuai prosedur. Namun dia mengaku tidak mengetahui berapa nilai hibah yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke Pemerintah Kabupaten Tulungagung. “Ya ga tau. Teknis bukan saya. Gubernur hanya memberikan makro pembangunan saja,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pakde Karwo diperiksa untuk Ketua DPRD Tulungagung Supriyono yang menjadi tersangka kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018.

Sebelumnya, KPK juga memeriksa Mantan Sekretariat Daerah Prov. Jatim Ahmad Sukardi, Mantan Kepala Bidang Fisik Prasarana Bapedda Provinsi Jawa Timur Budi Juniarto, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Fattah Jasin, mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur Budi Setiawan, dan Kepala Bidang Inpraswil Bappeda Provinsi Jawa Timur Toni Indrayanto.

KPK juga pernah menggeledah lima lokasi di Jawa Timur terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Timur dan empat rumah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan pemprov Jawa Timur dan juga anggota DPR RI.

Empat lokasi yang digeledah pada Kamis (11/7/2019), yakni Rumah Budi Juniarto (Mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Budi Setiawan (Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim), dan Rumah Ahmad Riski Sadig (Anggota DPR RI dari PAN).

Dari 4 lokasi ini kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. Penggeledahan dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur. (hen/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar